Kantong Lumpur Senilai Rp14 Miliar di Mukomuko, Dibangun Tahun 2023 dan Sudah Berfungsi

Kantong Lumpur Senilai Rp14 Miliar di Mukomuko, Dibangun Tahun 2023 dan Sudah Berfungsi

Kantong Lumpur Senilai Rp14 Miliar di Mukomuko, Dibangun Tahun 2023 dan Sudah Berfungsi--

MUKOMUKO, RADARMUKOMUKO.COM – Bangunan kantong lumpur di saluran Daerah Irigasi (DI) Manjuto Kiri, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu telah difungsikan. 

Bangunan kantong lumpur senilai Rp14,7 miliar dibangun pemerintah pada tahun 2023 lalu. Fungsi utamanya untuk pengendalian atau memfilter sedimen lumpur dari sumber air yang masuk ke saluran irigasi Manjuto Kiri. 

Adapun proyek pembangunan kantong lumpur ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Republik Indonesia, melalui program Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu. Sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023. 

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu, Medya Ramdhan, S.T melalui ketua Unit Pengelola Irigasi (UPI), Sumarlin, S.T mengungkapkan, kegiatan pembangunan kantong lumpur DI Manjuto Kiri selesai pengerjaannya sejak pertengahan Desember 2023. 

BACA JUGA:Pendaftaran Ditutup, 21 Pejabat Siap Bersaing Rebut Kursi JPT Pratama Pemkab Mukomuko

BACA JUGA:Baru Satu PPK di Mukomuko Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu

‘’Sekarang sudah berfungsi, baik kantong lumpur di saluran DI Kiri maupun DI kanan,’’ ungkap Sumarlin.  

Adapun manfaat dari bangunan kantong lumpur berguna untuk menangkap sedimen yang masuk ke saluran irigasi. 

Selanjutnya sedimen tersebut di kuras dan dikembalikan lagi ke aliran Sungai Manjuto pada rentan waktu tertentu terutama pasca terjadi banjir. 

‘’Fungsi dari kantong lumpur untuk menangkap sedimen yang masuk ke dalam saluran. Selanjutnya sedimen tersebut dalam waktu tertentu akan di kuras. Untuk sedimen berat dialirkan kembali ke aliran Sungai Manjuto,’’ imbuhnya. 

Pada kantong lumpur ini ada tiga jalur air. Pada dasarnya masing-masing jalur memiliki fungsi yang sama. 

Namun setiap jalur bisa dioperasikan masing-masing, supaya ketika dilakukan pengurasan air di saluran tetap mengalir.

BACA JUGA:2 Caleg Kakak Beradik Berpeluang Rebut Kursi Terakhir Dapil 2 dan Dapil 3 Mukomuko

BACA JUGA:Segini Pendapatan Anggota Dewan Mukomuko, Gaji Pokok Hanya Rp 1.575.000 Per-Bulan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: