Intervensi Pemerintah Berhasil Ubah Stempel Desa Tertinggal di Mukomuko Jadi Desa Berkembang, Maju dan Mandiri

Intervensi Pemerintah Berhasil Ubah Stempel Desa Tertinggal di Mukomuko Jadi Desa Berkembang, Maju dan Mandiri

Kabid Pemerintahan Desa : Eka Purwanto, M. Si--

BACA JUGA:Ada Peningkatan, Seragam Gratis Pemkab Mukomuko 2024 Sentuh Sekolah Negeri dan Swasta

Hasil dari pembangunan itu, mengubah IDM tahun berikutnya. Sehingga di tahun 2022, di jumlah desa tertinggal di Kabupaten Mukomuko turun menjadi 3 desa. Yaitu, Desa Semambang Makmur Kecamatan Malin Deman, Sendang Mulya dan Maju Makmur Kecamatan Penarik. 

Program intervensi pemerintah baik melalui pembangunan yang bersumber dari dana desa maupun APBD dan APBN terus berlanjut. Sehingga di tahun 2023, IDM status desa tertinggal kembali berkurang menjadi 2 desa. 

‘’Jadi dua desa yang masih berstatus tertinggal, Desa Maju Makmur dan Sendang Mulyo Kecamatan Penarik,’’ ujar Eka Purwanto. 

Terhadap 2 desa yang masih berstatus tertinggal ini, terus dilakukan upaya perubahan status dengan menggencarkan pembangunan. 

Diakui Eka Purwanto, pada tahun 2023 lalu, pemerintah daerah telah berupaya melakukan intervensi, dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. 

‘’Mudah-mudahan dengan pembangunan infrastruktur jalan yang dilaksanakan tahun 2023 lalu, dapat mendorong perubahan status nilai IDM terhadap dua desa tersebut. Setidaknya, berubah menjadi desa berkembang,’’ ulasnya. 

Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) yang diterbitkan pemerintah di tahun 2023. Dapat diketahui, jumlah desa masuk kategori maju di Kabupaten Mukomuko sebanyak 92 desa. 

Kemudian, 55 desa masuk kategori desa berkembang dan 9 desa mandiri, serta 2 desa tertinggal. 

‘’Khusus untuk kategori desa mandiri, mulanya tercatat 10 desa. Namun belakangan berubah menjadi 9 desa, lantaran 1 desa masih dalam status terkoreksi, dan masuk ke status desa maju,’’ bebernya.  

Berikut Perkembangan Status Desa di Mukomuko Berdasarkan IDM

IDM Tahun 2021: jumlah desa tertinggal 4 desa, 111 desa berkembang, 30 desa maju dan 3 desa mandiri. 

IDM Tahun 2022: Jumlah desa tertinggal 3 desa, desa berkembang 70, desa maju 47 dan 5 desa mandiri. 

IDM Tahun 2023: Desa tertinggal 2 desa, Desa berkembang 55, desa maju 92 dan 9 desa mandiri. 

Menurut Eka Purwanto, Patokan status desa ini dilihat dari perolehan nilai IDM masing-masing desa, dari penilaian indikator sosial, lingkungan dan ekonomi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: