Harga Beras di Mukomuko Terus Naik, Pemerintah Berupaya Menstabilkan

Harga Beras di Mukomuko Terus Naik, Pemerintah Berupaya Menstabilkan

Harga Beras di Mukomuko Terus Naik, Pemerintah Berupaya Menstabilkan--

RADARMUKOMUKO.COM – Berdasarkan monitoring pasar yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, harga beras di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu terus alami kenaikan.

Agustus 2023, harga beras kualitas medium masih di angka Rp 11 ribu per kilogram. Memasuki awal bulan September, harga beras naik menjadi Rp 13 ribu per kilogram. 

Akhir bulan September, harga beras mencapai Rp14 ribu per kilogram. Hingga pertengahan bulan Oktober, harga beras mencapai Rp 15-16 ribu per kilogram. 

BACA JUGA:Gubernur dan Ketua PWM Bengkulu Peletakan Batu Pertama Gedung Dakwah Muhammadiyah Mukomuko

BACA JUGA:PWM Bengkulu Kukuhkan Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mukomuko, Dihadiri Gubernur Bengkulu

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko, menyampaikan hasil peninjauan lapangan, diketahui penyebab naiknya harga beras karena berkurangnya persediaan gabah. Hal ini diperkirakan akibat dari banjir yang melanda Kabupaten Mukomuko pada pertengahan Agustus lalu, kemudian dilanjutkan dengan kemarau panjang yang masih terjadi hingga saat ini. Sehingga mempengaruhi hasil panen petani.

"Dari monitoring pasar yang kami lakukan, kenaikan harga beras disebabkan kurangnya stok gabah kita," ujar Nurdiana, saat ditemui di kantornya dikutib dari radarmukomuko.bacakoran.co.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mukomuko masih berupaya menstabilkan harga beras, seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko sudah membagikan bantuan cadangan pangan untuk keluarga kurang mampu. 

Data dari Dinsos, penerima bantuan cadangan pangan sebanyak 12.967 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian, Disperindagkop-UKM bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko melakukan peninjauan di toko beras. 

Selanjutnya, pihak toko beras diminta untuk memasarkan beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP). Harapannya, beras SPHP bisa menstabilkan harga beras di Kabupaten Mukomuko. Karena Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP hanya Rp11 ribu per kilogram.

"Kami bersama Dinas Ketahanan Pangan melakukan monitoring di toko beras pada tanggal 13 Oktober 2023. Tindak lanjutnya, kami Pemda meminta toko memasarkan beras SPHP kepada masyarakat," ungkap Nurdiana.

BACA JUGA:Ini 5 Titik Strategis Tempat Pemasangan Baliho Capres dan Cawapres 2024

BACA JUGA:Investigasi Penyakit, Balai Veteriner Lampung Kumpulkan Ratusan Sampel Darah Ternak di Mukomuko

Terpisah, Kepala Bidang Pendistribusian dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, S.P., M.P., mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan 5 toko beras, untuk mendistribusikan beras SPHP kepada masyarakat. Toko tersebut sudah menyatakan bersedia mendistribusikan beras SPHP. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: