Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Doa Ayah Yang Terkabulkan

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Doa Ayah Yang Terkabulkan--Sumber Foto : Amris/Radarmukomuko.com
Oleh: Amris Tanjung
MASYARAKAT Mukomuko patut berbangga, sejarah tercipta untuk pertama kalinya Kota Provinsi Bengkulu dipimpin putra Kabupaten Mukomuko, bernama Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M setelah terpilih pada Pilkada serentak bersama wakilnya Ronny PL Tobing. Dibalik kesuksesannya ada doa seorang ayah yang terkabulkan, walau ia lebih dulu dipanggil Allah SWT, berikut ceritanya dihimpun crew Radar Mukomuko.
Pada hari Rabu 2 April 2025 kemarin, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi pulang ke kampung halamannya di Kelurahan Pasar Mukomuko, Kabupaten Mukomuko untuk berziarah ke kuburan kedua orang tuanya dalam suasana lebaran idul fitri 1446 hijriah ini. Kepulangan pertamanya setelah resmi dilantik sebagai Walikota disambut dengan prosesi adat sebagai kehormatan.
Dimana ia dipasangi deta berupa kopiah kehormatan untuk para raja atau sultan dalam adat Mukomuko. Selanjutnya ia dipayungi dengan payung kuning yang merupakan payung pasako kaum di Mukomuko. Tidak hanya itu, Dedy Wahyudi bersama istri juga disambut dengan pecak silat dan tari sakora dibawah binaan Sanggar Seni Sakora Awal yang dituai Guspar,SE dan Sultan Harbi serta H.Ruslan,M.Pd sebagai pembina. Pihak keluarga juga menggelar acara syukuran.
BACA JUGA:4 Lokasi Wisata Yang Gelar Hiburan Musik Selama Lebaran Hingga Menjadi Pusat Keramaian
BACA JUGA:Mukomuko Dibayangi Jalan Provinsi Berlobang, Warga: Pak Gubernur, Buktikan Merah Mu!
Suasana haru begitu terasa saat penyambutan Dedy Wahyudi tiba di rumah orang tuanya di Kelurahan Pasar Mukomuko. Saat tiba di gerbang rumah kelahirannya, Dedy Wahyudi mengis, begitupun istrinya, keluarga dan kerabat lainnya tampak berlinang air mata.
Dedy sempat menyampaikan sambutan dan berbincang langsung dengan crew Radar Mukomuko. Ia mengaku bersyukur dan berterimakasih pada keluarga, kerabat dan masyarakat Mukomuko yang telah mendoakannya, apalagi warga Mukomuko yang berdomisili di Bengkulu sangat kompak mendukungnya.
Dedy mengaku dalam pencalonannya sempat tidak yakin akan terpilih, karena lawan politiknya dalam pemilihan walikota Bengkulu merupakan orang-orang hebat dan dari kelompok-kelompok yang kuat. Namun berkat doa keluarga, rekan dan para sabahat dan tentu dukungan mayoritas masyarakat Kota Bengkulu, dirinya berhasil meraih suara terbanyak.
Yang lebih spesial lagi kesuksesannya tidak lepas dari doa kedua orang tuanya. Bahkan Dedy mengatakan, yang membuat dirinya tidak mampu menahan tangis kala berdiri di depan rumah saat pertama sampai adalah ingat kedua orang tuanya. Sang ayah (Buzakrie Mansur,red) sebelum meninggal sempat menyampaikan harpan dan doa agar anaknya bisa menjabat sebagai walikota sebelum dirinya meninggal.
BACA JUGA:Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Menangis Haru Saat Tiba di Rumah Kelahirannya
BACA JUGA:Disnakertrans Mukomuko Buka Posko Pengaduan THR, Marjohan: Belum Ada yang Melapor
Harapannya agar Dedy menjadi walikota sudah dikabulkan, namun sang ayah lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT. Maka kala menjejakkan kaki di depan gerbang rumahnya Dedy langsung menangis, dalam hati ia mengatakan "Ibu dan Ayah, Allah SWT mengabulkan doamu, sekarang anakmu pulang ke rumah sebagai walikota sesuai harapan dan doa mu". Saat tiba di rumah ia langsung disambut pelukan hangat dari kakak dan adik-adiknya, sebagai pengganti ibu dan ayah yang sudah tiada.
"Saya merasa senang, terharu dengan menyambutan ini. Yang membuat saya menangis, ingat bagaimana orang tua menyambut saya pulang saat mereka masih hidup. Dulu ayah berharap saya jadi walikota sebelum dirinya meninggal, namun Allah SWT berkehendak lain," kata Dedy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: