Menanti Calon Kuat Penantang Incumbent di Pemilihan Bupati Mukomuko 2024

Menanti Calon Kuat Penantang Incumbent di Pemilihan Bupati Mukomuko 2024

Menanti Calon Kuat Penantang Incumbent di Pemilihan Bupati Mukomuko 2024--

RADARMUKOMUKO.COM - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko akan dilangsungkan november 2024 nanti atau sekiar 8 bulan lagi.

Sesuai  Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 pemungutan suara Pilkada serentak 2024 dilakukan november.

April ini, KPU mulai membentuk tim ad-hoc seperti PPK, PPK dan KPPS sebagai pelaksana Pilkadat tingkat desa hingga kecamatan. Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon pada agustus mendatang.

Tokoh Mukomuko yang juga dosen Fakultas Hukum Unib, H. Hamdani Maakir,SH,MH menilai belum satupun pasangan calon yang benar-benar serius untuk penantangkan incumbent pada Pilkada 2024 nanti.

BACA JUGA:Dapatkan THR Jutaan Dari Bupati Mukomuko, Begini Cara Mendapatkannya

BACA JUGA:Satgas TMMD Bangun Tugu Simbol Kehadiran TNI Manunggal Membangun Desa

Jika melihat dari waktu yang hanya beberapa bulan lagi, harusnya calon-calon penantang sudah tampil dengan kesiapan yang meyakinkan.

"Waktu pendaftaran tidak lama lagi, tapi belum muncul calon serius yang bakal menjadi penantang kuat incumbent untuk pemilihan Bupati Mukomuko," kata Hamdani.

Lanjutnya, sejauh ini masih sebatas pengakuan dan isu nama-nama tokoh yang akan maju pada Pilkada kelak. Namun untuk keseriusan dari tokoh yang benar-benar berpotensi maju menantang incumbent belum ada.

Kalau serius, harusnya sekarang sudah bergerak melakukan sosialisasi secara gencar di masyarakat, untuk perkenalkan diri, menyampaikan rencana program untuk daerah dan kesiapannya untuk bersaing pada Pilkada nanti. Bisa sosialisasi dengan turun langsung ke semua wilayah ataupun mulai menebar spanduk atau baliho sosialusasi.

Calon harus paham, waktu kampanye Pilkada singkat, maka manfaatkan waktu dari sekarang, selagi belum ada pembatasan atau larangan. Jika mengandalkan waktu kampanye, sulit calon bisa menjangkau semua wilayah Mukomuko.

"Kalau kota Bengkulu enak, wilayahnya tidak terlalu lebar. Mukomuko itu luas dan jalan ke desa-desa bisa dibayangkan. Maka kalau hanya akan datang saat kampanye tidak akan terkejar semuanya," paparnya.

BACA JUGA:Malam Ramadhan, Jaksa Mukomuko Tetapkan 7 Tsk Kasus Dugaan Korupsi Utang RSUD, KN Rp 4,8 M

BACA JUGA:Bupati Mukomuko Klarifikasi Soal Kecelakaan di Bengkulu Utara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: