Asal Usul Singkong, Pernah Menjadi Makanan Pokok di Masa Jepang, Kini Ubi Masih Lezat

Asal Usul Singkong, Pernah Menjadi Makanan Pokok di Masa Jepang, Kini Ubi Masih Lezat

Asal Usul Singkong, Pernah Menjadi Makanan Pokok di Masa Jepang, Kini Ubi Masih Lezat --

Memasuki masa penjajahan Jepang mengubah, beras dan jagung yang awalnya melimpah mulai sulit tersedia. 

Harga yang mulai melambung tinggi, Jepang sangat kaya mereka mengakses makanan pokok itu. 

Akibatnya, banyak rakyat bangsa Indonesia tak mampu membeli beras dan jagung.

Kondisi ini membuat rakyat harus menanam ragam tanaman di rumah. Ubi jalar, tomat, bayam, dan yang paling penting singkong. 

Ubi menjelma menjadi makanan pokok di zaman penjajahan Jepang.

Mungkin cerita terkait masa dulit tersebut masih sering kita dengar dari nenek kita yang hidup sulit masa itu. 

BACA JUGA:Praktek Kekejaman Jepang Pada Rakyat Indonesia, Kerja Paksa, Menyiksa Hingga Pemerkosaan

BACA JUGA:Penindasan, Pelecehan, Romusha Hingga Rasis, Membuat Tentara PETA Memberontak Melawan Jepang

Ada diantara mereka yang hanya bisa makan singkong dan ada pula yang mencampur singkong dengan beras untuk menghemat bahan makanan pokok. 

Semua itu dilakukan semata-mata untuk bertahan hidup dari keadaan yang super sulit kala itu.

Masyarakat menyadari gizi dari singkong tak seberapa, tapi tak ada jalan lain.

Entah karena kondisi terpaksa kala itu, sampai sekarang sinkong menjadi salah satu makanan khas masyarakat Indonesia.

Singkong hari ini dijadikan dalam berbagai bentuk produk makanan yang rasanya enak dan guri. Di Sumatera Barat misalnya ada Sanjay atau keripik balado yang sangat terkenal sampai hari ini.

Rasanya jika berkunjung ke Sumbar, tidak lengkap rasanya jika tidak berlanja sanjay yang banyak ditemukan di berbagai lokasi wisata dan sepanjang jalan di Sumbar.

Di daerah lain juga sama, banyak makanan khas yang bahan bakunya berasal dari ubi.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: