BACA JUGA:Pasca Lebaran, Darah Tinggi dan ISPA yang Mendominasi di PKM Retak Mudik
BACA JUGA:Ninja Sawit Kembali Beraksi, Gasak Banyak TBS di Desa Tirta Makmur
Bisa jadi nanti dalam satu minggu pegawai masuk dua atau tiga hari, selebihnya kerja dari rumah.
Ia juga membenarkan, ini dalam rangka penghematan bahan bakar minyak, karena kondisi energi dunia sedang tidak baik-baik saja. Ini sebagai bagian dari kebijakan efisiensi atau strategi penghematan energi yang tengah dikaji pemerintah.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi krisis energi yang berisiko diakibatkan oleh konflik Iran dan AS-Israel di Timur Tengah. Jika perang timur tengah ini terus berkelanjutan dan meluas, krisis bahan bakar akan terjadi di semua negara.
"Ini dampak perang, karena negara yang terlibat ini sangat mempengarhi pasokan BBM dunia," tuturnya.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Mukomuko, Winarno, M.Pd menjelaskan skema WFH tetap mengacu pada mekanisme kehadiran ASN yang berlaku.
ASN yang bekerja dari rumah tetap diwajibkan mengisi absensi sebagaimana saat bekerja di kantor. Dengan demikian, tidak ada alasan untuk melakukan pemotongan TPP selama kewajiban administrasi tersebut dipenuhi.
"TPP tidak berpengaruh. ASN tetap melakukan absensi, hanya saja lokasi kerjanya yang berbeda," tegasnya.*