Sedih, Jembatan Penghubung ke Desa Semundam dan Mundam Marap Rusak

Sedih, Jembatan Penghubung ke Desa Semundam dan Mundam Marap Rusak

Sedih, Jembatan Penghubung ke Desa Semundam dan Mundam Marap Rusak--

RADARMUKOMUKO.COM - Jembatan akses utama menuju ke Desa Semundam dan Mundam Marap yang ada di Kecamatan Ipuh Mukomuko, saat ini rusak parah. 

Terutama papan bagian lantai jembatan. Lebih kurang 75 persen lantai jembatan tersebut sudah rusak, keropos lapuk dimakan usia. 

Dan membutuhkan perhatian dari pemerintah terkait (rehab). Namun, sayangnya hingga saat ini belum ada kabar yang teranyar, kapan kerusakan jembatan penghubung Desa Semundam dan Mundam Marap ini direhab pemerintah terkait. 

Sementara kerusakannya semakin hari semakin parah. Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung utama menuju ke wilayah Desa Semundam dan Mundam Marap. Dan mayoritas masyarakat yang ada di 2 desa itu melintas di jembatan tersebut. 

Meskipun ada Jalan alternatif lain. Namun, masyarakat kedua desa tersebut, berharap pemerintah terkait bisa segera perbaiki kerusakan jembatan ini.

Kepala Desa (Kades) Mundam Marap, Eko Saputra, SIP, melalui Sekdes, Dedi Riansyah, saat dikonfirmasi mengatakan, kerusakan jembatan ini sudah wajar. 

Karena jembatan ini memang sudah lama tidak direhab pemerintah terkait. Selama ini, kerusakan jembatan tersebut hanya mengandalkan Gotong Royong (Goro) swadaya dari masyarakat Semundam dan masyarakat Mundam Marap. 

Rehab dari pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Mukomuko, memang sudah lama tidak dilakukan. Jika kerusakan jembatan ini dibiarkan rusak dan tidak segera direhab, dikhawatirkan ada masyarakat yang jadi korban dikemudian hari. 

"Ya, kerusakan jembatan itu memang sudah lama tidak direhab pemerintah. Selama inikan kita masyarakat Goro melakukan perbaikan jembatan tersebut. Yang kita khawatirkan jika kerusakan ini lamban ditangani, nanti ada warga yang jadi korban," kata Dedi ditemui di kantor Desa Mundam Marap Selasa,(21/4/2026).

Kalau masalah usulan pembangunan jembatan beton masih dilanjutkan Dedi, setiap tahun diusulkan dalam Musdes, kemudian diusulkan ke Musrenbangcam.

 Di tingkat Musrenbangcam tidak hanya Desa Mundam Marap yang mengusulkan pembangunan jembatan tersebut. Tetapi Desa Semundam juga ikut mengusulkan pembangunan jembatan tersebut. 

Dan usulan pembangunan jembatan beton ini sudah disampaikan setiap tahun. Namun, sampai saat ini belum ada informasi terkait dengan peningkatan jembatan ini. 

Bahkan sekarang kondisi jembatan itu sudah miris mengalami kerusakan yang cukup parah. Dan sangat membutuhkan rehab.

"Kita Desa Mundam Marap sudah setiap tahun mengusulkan pembangunan jembatan ini. Termasuk Desa Semundam juga setiap tahun mengusulkannya, tapi sampai sekarang belum ada informasi kapan jembatan ini dibangun," paparnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: