Pondok Suguh Kebut Kegiatan Fisik

Pondok Suguh Kebut Kegiatan Fisik

Rabat Beton: Pekerjaan rabat beton desa Pondok Suguh baru berjalan 20 persen--

PONDOK SUGUH, RADARMUKOMUKO.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Pondok Suguh, terus berupaya merampungkan kegiatan pembangunan fisik tepat waktu. Diketahui akhir tahun 2022 ini, mereka merealisasikan 2 item kegiatan pembangunan fisik. Yaitu, 1 Unit Box Culvert dengan volume panjang 4 meter dan lebar 3 Meter. Dan peningkatan (rabat beton) Jalan dengan volume panjang 148 meter. Dimana anggaran kegiatan fisik itu bersumber dari dana Silva tahun 2021 lalu. Pemdes Pondok Suguh optimis, kedua kegiatan tersebut selesai sebelum akhir Desember ini.

Kepala Desa (Kades) Pondok Suguh, Alazi mengatakan, khusus untuk pengerjaan pembangunan Box Culvert, saat ini sudah selesai 100 persen. Pihaknya dari Pemdes mengapresiasi Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan tenaga kerjanya. Karena mereka sudah menyelesaikan kegiatan itu tepat waktu. Rombongan TPK kerja siang malam untuk menuntaskan kegiatan ini. "Ya, untuk bangunan Box Culvert itu sudah selesai 100 persen. Alhamdulillah, TPK dan tenaga kerja sudah melakukan percepatan dalam pengerjaan," kata Alazi kemarin.

Lanjutnya, untuk pembangunan rabat beton saat ini masih dalam proses pengerjaan. Menurutnya, pengerjaan rabat beton ini sebenarnya juga bisa dipercepat. Namun, cuaca kurang bersahabat. Sehingga saat ini pekerjaan rabat beton itu selesai separoh. Namun, pihaknya tetap optimis bahwa kegiatan itu bisa selesai tepat waktu. TPK harus fokus melakukan percepatan. "Saat ini pengerjaan rabat beton itu masih di bawah 50 persen. Yaitu sekitar 20 persen. Tetapi kita terus berupaya bagaimana bangunan ini bisa selesai sebelum akhir tahun ini," tegas Alazi.

Ditambahkan, targetnya sebelum akhir Desember ini kegiatan fisik itu sudah bisa dilakukan serah terima. Meskipun tenaga kerja diminta untuk melakukan percepatan dalam pengerjaan. Namun, TPK harus tetap memprioritaskan kualitas dan mutu bangunan. Pihaknya dari Pemdes tidak mau kegiatan itu dikerjakan asal-asalan. "Percepatan tetap dilakukan karena saat ini sudah akhir tahun. Tetapi kualitas dan mutu bangunan tetap menjadi prioritas utama. Mempercepat pembangunan bukan berarti mengabaikan kualitas dan mutu bangunan. Bangunan itu harus dikerjakan sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan," tutupnya.(ide)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: