MUKOMUKO, radarmukomuko.com – Seperti diinformasikan sebelumnya, upaya penangkapan buaya oleh warga dibantu oleh ahlinya yaitu pawang buaya masih terus berlanjut. Bahkan informasinya, targetnya sebagian besar buaya berukuran besar yang menghuni sungai ini dapat ditangkap dan dievakuasi. Sayangnya, kegiatan ini tidak diizinkan BKSDA. Namun kegiatan ini murni kegiatan kearipan lokal warga untuk mengatasi konflik. Bahkan BKSDA atas kegiatan ini sudah bersurat ke Pemda, Polres dan TNI. Kepala Resor Mukomuko BKSDA Bengkulu, Rasidin dihubungi mengatakan, kegiatan warga tersebut bukan atas persetujuan BKSDA. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak dibolehkan menyakiti hewan dilindungi. Namun karena sudah jatuhnya korban dari pihak warga, pihaknya hanya menyarankan agar proses penangkapan dilakukan dengan kearifan lokal, menggunakan pawang. Ditegaskannya, dilarang menangkap buaya dengan cara dipancing, karena bisa berdampak pada kematian. ‘’Kalau dari BKSDA, tidak menyarankan kegiatan ini. Tapi karena sudah ada konflik, mereka punya kearifan lokal. Kita sarankan jika dilakukan penangkapan harus menggunakan pawing. Dilarang menggunakan pancing atau alat yang bisa menyebabkan kematian pada buaya,’’ katanya. Lanjutnya, BKSDA sudah menyampaikan surat kepada pemerintah daerah, Polres dan Kodim terkait dengan kegiatan penangkapan buaya tersebut. Dimana warga tidak diperkenankan menggunakan cara membahayakan hewan dilindungi ini. Jika terjadi, seperti menggunakan pancing maupun cara lain menyebabkan kematin, maka dapat ditindak secara hukum. ‘’Kita surati pemda, kepolisian dan TNI, bila terjadi pelanggaran, maka dapat ditindak karena itu diatur undang-undang. Kita yakin warga memahaminya, karena sudah cukup lama buaya disana berdampingan dengan warga,’’ tuturnya. Terus soal alasan warga tidak bisa beraktivitas di sungai, untuk mengangkut sawit, maka ia menyarankan Pemda membangun jalan yang memadai, seperti jembatan. ‘’Kalau alasan untuk pertanian, saya rasa kewenangan pemda membangun jalan bagi warga disana,’’ tutupnya. (jar)
Buaya Terancam, BKSDA Surati Pemda dan APH
Selasa 15-03-2022,09:00 WIB
Reporter : Radar Mukomuko
Editor : Radar Mukomuko
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Brotowali: Tanaman Pahit yang Dipercaya Ampuh untuk Diabetes dan Daya Tahan Tubuh
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Daun Insulin: Tanaman Langka yang Disebut Bisa Membantu Mengontrol Gula Darah
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Daun Mint: Tanaman Segar yang Ternyata Baik untuk Pernapasan dan Pencernaan
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Daun Sirih: Warisan Tradisional yang Ampuh untuk Kesehatan Mulut dan Luka Ringan
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Kenapa Banyak Orang Menunda Makan Sayur? Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar
Terkini
Minggu 02-08-2026,14:34 WIB
Pulau Papua Miliki Objek Wisata Memukau Mata Dunia
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Tidak Banyak Aktivitas, Tapi Tetap Capek: Kenapa Energi Terasa Cepat Habis?
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Lapar, Tapi Tidak Ada Tenaga: Kenapa Tubuh Terasa Kosong?
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB
Sudah Minum Banyak, Tapi Masih Haus: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Minggu 02-08-2026,07:00 WIB