Pasca Kemerdekaan, Kondisi Politik Indonesia Kacau dan Perekonomian Memburuk

Pasca Kemerdekaan, Kondisi Politik Indonesia Kacau dan Perekonomian Memburuk--
RADARMUKOMUKO.COM - Setelah 17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan, berita kemerdekaan tidak langsung diketahui masyarakat luas.
Butuh waktu cukup lama hingga menyebar ke seluruh Indonesia, karena terbatasnya media dan juga hambatan dari pihak Jepang.
Kondisi Indonesia pasca proklamasi kemerdekaan mengalami perubahan dan pembaharuan di segala aspek.
Sebagian besar melakukan pembenahan di dalam tubuh pemerintah yang mana sebelumnya dipimpin oleh bangsa Jepang yang menduduki bangsa Indonesia setelah Belanda.
Langkah pertama adalah dengan melakukan sidang PPKI yang dilaksanakan pada 18 Agustus 1945. Agenda pertama menunjuk Presiden dan Wakil Presiden serta mengesahkan dasar negara yaitu UUD Negara.
BACA JUGA:Optimalisasi Penyediaan Sumber Air Bersih Masjid Agung Mukomuko Rp200 Juta
BACA JUGA:Volume Dana Bantuan Partai Politik Mukomuko Naik 100 Persen, Ketetapan Tunggu SK Gubernur Bengkulu
Kemudian rapat terus berlanjut dengan agenda-agenda yang lebih luas yaitu pembentukan alat-alat perlengkapan negara seperti Komite Nasional, Kabinet Pertama RI, pembagian wilayah RI atas 8 provinsi beserta pada gubernurnya, penetapan PNI sebagai satu-satunya partai politik di Indonesia, pembentukan BKR/TKR dan lain-lain.
Tetapi banyaknya hambatan dan kurangnya pengalaman dalam perjalanan pembangunan yang akan dihadapi membuat jalannya pemerintahan menjadi tersendat dan tidak seluruhnya berjalan sesuai dengan rencana.
Juga kondisi perekonomian cukup terpuruk dengan terjadinya inflasi dan pemerintah tidak sanggup mengontrol mata uang asing yang beredar di Indonesia terutama mata uang Jepang dan mata uang Belanda.
Akibatnya, keadaan kas Negara dan bea Cukai dalam keadaan nihil begitu juga dengan pajak.
Dengan sangat terpaksa pemerintah Indonesia menetapkan tiga mata uang sekaligus yaitu mata uang de javasche Bank, mata uang Hindia Belanda dan mata uang pemerintahan Jepang.
Pemerintah Indonesia juga mengambil tindakan lain yaitu menasionalisasikan de javasche bank dan perkebunan & ndash; perkebunan asing milik swasta asing serta mencari pinjaman dana dari luar negeri seperti Amerika.
BACA JUGA:Deretan Doa Istri Untuk Suami Agar Pekerjaan Lancar dan Dimudahkan Rezekinya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: