• Serat: Meskipun dalam jumlah kecil, serat dalam bunga lawang membantu meningkatkan fungsi sistem pencernaan dan mengurangi penyerapan kolesterol jahat dalam usus.
• Lemak Tak Jenuh: Minyak atsiri bunga lawang mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung, serta tidak mengandung kolesterol.
Perbedaan Kandungan Menurut Sumber dan Pengolahan
Kandungan senyawa aktif dan nutrisi dalam bunga lawang dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor:
• Daerah Pertumbuhan: Bunga lawang dari Sulawesi dan Maluku umumnya memiliki kadar eugenol dan shikimic acid yang lebih tinggi dibandingkan yang tumbuh di daerah lain.
• Waktu Pemanenan: Kuncup bunga yang dipetik saat sudah matang namun belum mekar memiliki kandungan senyawa aktif yang paling tinggi.
• Cara Pengeringan: Pengeringan secara alami di tempat teduh menghasilkan kualitas yang lebih baik dibandingkan pengeringan dengan panas tinggi yang dapat merusak senyawa aktif.
• Cara Penyimpanan: Bunga lawang yang disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering akan menjaga kandungan nutrisinya lebih lama.
Pentingnya Menggunakan Bunga Lawang yang Berkualitas