Pemda Mukomuko Pasang Jembatan Darurat di Jalan Provinsi Yang Amblas, Pemprov Belum Ada Dana

Jumat 13-02-2026,15:48 WIB
Reporter : Amris
Editor : Tim Redaksi RM

 

RADARMUKOMUKO.COM – Seperti diketahui ruas jalan provinsi yang menghubungkan wilayah pusat kota dengan Desa Tanah Rekah dan Desa Tanah Harapan hingga menuju Teras Terunjam amblas.

Bangunan plat deker penyangga jalan ini runtuh.

Ruas jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat Desa Tanah Rekah, Desa Tanah Harapan dan wilayah sekitarnya menuju pusat Kota Mukomuko.

Setiap hari, jalur ini dilalui warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga distribusi hasil pertanian dan perkebunan. 

Jika dibiarkan tanpa penanganan cepat, bukan tidak mungkin jalur ini akan terputus total dan melumpuhkan mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT membenarkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu, tidak tersedia anggaran pemeliharaan untuk ruas jalan provinsi dari Koto Jaya menuju ke Tanah Rekah tersebut.

BACA JUGA:Sejarah Sosok Pahlawan 'Pedekar Pedang', Suaranya Bisa Membuat Belanda Gemetaran

BACA JUGA:3 faktor ini membuat Kasus Korupsi Setelah Lima Tahun Baru Diungkap, Ini Kata Pengamat Hukum

Menurutnya, estimasi kebutuhan anggaran untuk membangun kembali plat deker yang ambruk mencapai sekitar Rp200 juta.

Namun angka tersebut belum bisa diakomodir dalam struktur anggaran provinsi saat ini. Padahal, secara kewenangan, perbaikan ruas jalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, kondisi badan jalan yang amblas terus berpotensi melebar, terutama saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Jika struktur tanah di sekitar lokasi terus terkikis, maka kerusakan bisa semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.

Menyikapi kondisi darurat tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko tidak tinggal diam. Meski bukan menjadi kewenangan langsung pemerintah kabupaten, upaya penanganan sementara tetap dirancang demi mencegah terputusnya akses masyarakat. 

BACA JUGA:Garam: Mengenal Jenis, Manfaat, dan Bahaya di Balik Kristal Putih Penjaga Rasa

Kategori :