Namun ini tentu perlu pertimbangan, karena bisa mengganggu pekerjaan proyek dan juga konsentrasi kerja pegawai tergangu dengan suara-suara tukang yang bekerja.
"Nanti kita sesuaikan saja mana baiknya, yang jelas ada beberapa pilihan untuk lokasi ngantor sementara bupati dan semua yang ada di sekretariat," paparnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR, Ir. Apriansyah,ST,MT juga membenarkan akan dilangsungnya rehap kantor bupati pada tahun ini.
Mulai sekarang pihaknya sudah mulai mempersiapkan untuk secepatnya proses pengajuan lelang bisa dilakukan.
Ditargetkan pada maret atau april sudah kontrak dan proses pekerjaan fisik bisa berjalan lebih awal. Rencana rehap ini sudah disampaikan ke sekda untuk penyesuaian kerja selama rekanan menyelesaikannya.
BACA JUGA:Ditiadakan!, Sinyal Gaji Honorer Mukomuko di APBD 2026
"Kita upayakan bisa secepatnya bisa dimulai dan selesai tepat waktu. Sekarang persiapan sudah mulai, termasuk pekerjaan lainnya juga kita upayakan bisa cepat dimulai," tutupnya.*