MUKOMUKO, radarmukomuko.com - Seperti diinformasikan sebelumnya, menindaklanjuti ketakutan warga terhadap buaya di Sungai Selagan, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melalui Resor Mukomuko memasang perangkap (lukah,red) untuk menangkap buaya ganas yang sempat menggigit pencari lokan hingga meninggal dunia. Namun hingga hari kelima, perangkat ini dipasang, belum ada buaya yang masuk. Namun informasinya buaya-buaya ini masih kerap menampakkan diri. Camat Kota Mukomuko, Ali Nasri mengatakan perangkap BKSDA masih terpasang di sungai Selagan, hingga sekarang belum ada hasil. Namun bukan berarti buaya ini sudah tidak ada, karena setiap saat warga masih melihat kehadiran buaya di sepanjang sungai ini. ‘’Sampai sekarang perangkap masih terpasang, setiap hari warga mengeceknya, belum ada buaya yang masuk ke perangkap tersebut,’’ katanya. Lanjutnya, setiap hari buaya ini masih muncul, sehingga warga belum berani beraktivitas di sepanjang sungai, baik mencari lokan maupun mengangkut buah sawitnya. ‘’Belum ada warga yang berani beraktivitas, karena buaya ini belum tertangkap dan masih sering muncul sepanjang sungai,’’ paparnya. Terus langkah kedepan untuk mengatasi masalah ini, camat belum mengetahui pasti. Namun keterangan pihak BKSDA, perangkap ini akan dicoba selama satu minggu. Setelah itu nanti akan dicek perkembangannya, kemungkinan besar akan ditambah jumlah perangkapnya atau akan diambil langkah lain. ‘’Untuk satu minggu ini, perangkap dibiarkan dulu, kalau tidak masuk, mungkin ditambah atau akan ada langkah lain dari BKSDA,’’ pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Resor Mukomuko BKSDA Bengkulu, Rasidin mengatakan pihaknya memasang perangkap dan alat pancing untuk menangkap buaya yang telah memangsa warga Desa Tanah Rekah. Perangkap dipasang pinggir sungai dengan diberi umpan entok atau bebek. Upaya penangkapan dilakukan bersama dengan warga dan pihak Tripika kecamatan. ‘’Kita coba lakukan upaya penangkapan dengan cara memasang perangkap dan pancing. Buaya ini sudah memangsa warga hingga meninggal dunia, maka dianggap ganas dan membayakan,’’ katanya.(jar)
Buaya Hanya Dekati Lukah BKSDA
Jumat 11-03-2022,09:12 WIB
Reporter : Radar Mukomuko
Editor : Radar Mukomuko
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,09:16 WIB
Presiden Prabowo Memastikan Biaya Haji Turun, Segini Penurunannya
Jumat 10-04-2026,10:18 WIB
Bukan Sekadar Lelah, Ini 7 Tanda Tubuh Anda Butuh Istirahat Segera
Jumat 10-04-2026,10:09 WIB
Jarang Diketahui, Ini 7 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Bisa Berbahaya
Jumat 10-04-2026,09:15 WIB
Rehab Kantor Bupati Mukomuko Belum Naik Lelang, Dinas PUPR Optimis Terlaksana Tepat Waktu
Jumat 10-04-2026,07:00 WIB
Fenomena “No Buy Challenge” 2026: Tren Hemat yang Diam-Diam Bikin Banyak Orang Lebih Kaya
Terkini
Jumat 10-04-2026,15:40 WIB
Investasi Hijau, Mukomuko Resmikan Kolaborasi Lanskap Berkelanjutan
Jumat 10-04-2026,15:32 WIB
Bukan Cuma Air Putih, Ini 7 Minuman Sehat yang Bantu Turunkan Berat Badan Secara Alami
Jumat 10-04-2026,15:31 WIB
Didatangi Kementerian Lingkungan Hidup, Kelola Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Jumat 10-04-2026,15:19 WIB
WFH Bukan Hari Libur, Menpan RB Tegaskan ASN Wajib Kerja
Jumat 10-04-2026,15:15 WIB