Nasib SPBU di Desa Arah Tiga Diujung Tanduk
Nasib SPBU di Desa Arah Tiga Diujung Tanduk--
RADARMUKOMUKO.COM – Sepertinya nasib Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, mulai diujung tanduk. Bukannya mengalami kemajuan, SPBU ini kian hari seperti mengalami kemundururan.
Terlihat dari jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersedia, semakin berkurang. Jika dulunya ada tiga jenis BBM yang tersedia, sekarang tinggal satu, yakni BBM bersubsidi jenis pertalite.
Sementara BBM non subsidi, pertamax dan dexlita tidak lagi tersedia. Kabar soal pindah tangan kepemilikan SPBU tersebut juga semakin kuat beredar.
Manager SPBU Arah Tiga, Eli, beberapa waktu lalu ketika dikonfirmasi tidak menapik bahwa jenis BBM yang dijual pihaknya berkurang.
Ia mengatakan, sekarang SPBU di Arah Tiga tidak lagi menjual pertamax dan dexlite. Untuk saat ini mereka hanya fokus menyediakan BBM bersubsidi jenis pertalite.
Tapi demikian stok pertalite di SPBU Arah Tiga tetap diangka normal, yakni 16 kiloliter (kl) per hari. Jumlah tersebut masih tetap sama seperti biasanya.
“Kita tidak lagi jual pertamax dan dexlite, untuk sekarang hanya menyediakan BBM jenis pertalite,”katanya.
Selain itu ia juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat SPBU Arah Tiga akan berpindah tangan kepemilikan.
Namun demikian, terkait waktu spesifik pemindahan tangan secara resmi belum tahu. Namun rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat, dan tinggal menghitung bulan di 2026 ini.
Oleh sebab itu, kerjasama dengan beberapa pihak tidak lagi berlanjut termasuk kerjasama.
“Rencana memang SPBU di Desa Arah Tiga ini mungkin sudah lain penggurus dan akan pindah tangan,”ucapnya.
Sampai berita ini ditulis, pihak SPBU tidak menyebutkan faktor penyebab berkurangnya ketersediaan jenis BBM.
Bahkan mereka juga tidak mengungkapkan alasan rencana pergantian pengurus dan pindah tangan perusahaan ke pihak mana.
Berdasarkan isu yang beredar di tengah masyarakat, pengurus baru SPBU Arah Tiga berasal dari Provinsi Tetangga Sumatera Barat (Sumbar).*
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: