Petani Mukomuko Tak Perlu Risau, Stok Obat Pembasmi Hama Masih Cukup
Tanam Padi Gogo Serentak di Lahan Tadah Hujan Akan Dilaksanakan Tahun Ini--
RADARMUKOMUKO.COM - Pemerintah memastikan obat pembasmi hama tanaman padi sawah di Kabupaten Mukomuko masih aman.
Bahkan menurut pihak Dinas Pertanian ada berbagai jenis obat tersedia, mulai dari fungisida hingga insektisida.
Seluruh obat pembasmi hama tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bantuan ini disalurkan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi serangan hama yang berpotensi merusak tanaman padi.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kendala terkait ketersediaan obat-obatan tersebut. Stok yang ada dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di berbagai wilayah sentra persawahan.
BACA JUGA:Siklus Ngetrek Pohon Sawit Ritme Alam dan Tangan Petani dalam Menjaga Produksi
BACA JUGA:Menteri Keuangan Sebut Kerja Dari Rumah Hemat BBM dan Bisa Tingkatkan Penerimaan Pajak
"Alhamdulillah, stok kita aman untuk musim tanam tahun 2026 ini," katanya.
Menurutnya, keberadaan fungisida berfungsi untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh jamur, sementara insektisida digunakan untuk membasmi serangan serangga yang kerap menjadi ancaman utama bagi tanaman padi. Selain itu, jenis obat lainnya juga disiapkan untuk menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Dirinya mengingatkan agar penggunaan obat pembasmi hama dilakukan secara tepat dan sesuai dosis. Hal ini penting untuk mencegah dampak negatif terhadap tanaman maupun lingkungan, sekaligus menjaga efektivitas pengendalian hama," jelasnya.*
Petani juga diminta segera berkoordinasi dengan petugas penyuluh pertanian di wilayah masing-masing apabila menemukan indikasi serangan hama. Dengan langkah cepat dan penggunaan obat yang tepat, potensi kerusakan tanaman dapat ditekan.
BACA JUGA:Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, PPPK Paruh Waktu Mukomuko Juga Terancam Dirumahkan
"Ketersediaan obat hama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas produksi padi di Mukomuko. Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi serangan hama yang bisa muncul sewaktu-waktu, terutama pada musim tanam yang sedang berlangsung," pungkasnya.*
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
