DPRD MUKOMUKO, HUT 23 MUKOMUKO

Petani Arah Tiga Kewalahan Menghadapi Hama Tikus Yang Merusak Tanaman Padi

Petani Arah Tiga Kewalahan Menghadapi Hama Tikus Yang Merusak Tanaman Padi

sawah petani mukomuko-Radar Mumuko-

 

RADARMUKOMUKO.COM  – Petani di Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko kewalahan menghadapi hama tikus masih terus menyerang tanaman padinya.

Daun-daun padi petani berserakan akibat diserang tikus. Lebih parahnya, beberapa batang padi bahkan sampai putus akibat serangan hama tersebut. 

Salah seorang petani, mengatakan, serangan hama tikus sudah mulai nampak sejak awal tanam. Bahkan sampai sekarang hama tikus semakin menjadi-jadi dan seolah tak kunjung berhenti.

Sawah petani selalu diganggu oleh tikus. Terlihat tanaman padi banyak yang rusak, daun dan batang terpotong. 

Apalagi ketika air sawah sedang dikeringkan, hama tikus semakin leluasa mengganggu tanaman padi. Seperti pasca pemupukan pertama, air di sawah harus dikering agar pupuk tidak hanyut. 

BACA JUGA:Resep Rawon Khas Jawa Timur: Kuah Hitam Gurih dengan Rasa Kacang Keluak yang Khas

BACA JUGA:Resep Wajik Ketan: Kue Tradisional Manis Kenyal yang Cocok untuk Camilan atau Sajian Hari Raya

Tapi ketika sawah dikeringkan, pada malam hari tikus menyerang. Padahal sudah dilakukan pengendalian hama dan pemberian racun tikus.

"Serangan hama tikus semakin menjadi-jadi, hampir tiap hari tanaman padi petani diganggu," tuturnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Arah Tiga, Andri, mengatakan bagi kelompok tani (poktan) yang mengalami serangan hama tikus dan mau ngajukan racun tikus atau pestisida lainnya, bisa melapor. 

Silahkan buat surat pengajuan ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Lubuk Pinang. Lampirkan juga foto serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan langsung bawa ke BidangTanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko dengan membawa cap Poktan.

“Silahkan nanti poktan mengajukan racun pengendali tikus dan kami penyuluh ikut memfasilitasi,”katanya.

BACA JUGA:DPR Dukung Pembatasan Medsos Anak, Ini Alasan Pentingnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: