DPRD MUKOMUKO, HUT 23 MUKOMUKO

Warga Mukomuko Dikejutkan Oleh Gempa M5,7 Disertai Gemuruh dan Dentuman Keras

Warga Mukomuko Dikejutkan Oleh Gempa M5,7 Disertai Gemuruh dan Dentuman Keras

Bundaran Mukomuko-istimewa-

 

RADARMUKOMUKO.COM - Sabtu 06 Maret 2026 pukul 23.58.43 WIB wilayah Provinsi Bengkulu diguncang gempa bumi tektonik.

Hentakan atau guncangan gempa berlokasi di darat pada jarak 71 km tenggara Mukomuko, Bengkulu pada kedalaman 85 km ini sempat mengejutkan warga.

Bahkan banyak warga yang panik dan was-was, karena gampa ini juga diisukan diiringi suara dentuman keras dan gemuruh yang belum diketahui sumbernya.

Di media sosial suara gemuruh dan dentuman ini ramai dibahas, ada yang meyakini hanya suara gemuruh hujan dan petir yang kebetukan bersamaan. Juga ada yang meyakini hanya suara ombak pasang surut.

BACA JUGA:5 Tips Mengurangi Konsumsi Gorengan Agar Puasa Lebih Sehat dan Energi Tetap Optimal

BACA JUGA:Makanan Khas Wajib Ada Saat Lebaran Idul Fitri di Indonesia

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,06° LS ; 101,54° BT.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi dalam lempeng Indo-Australia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique-thrust ).

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Argamakmur, Muko-muko, dan Silaut dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Kota Bengkulu, dan Kepahiang dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Rejang Lebong dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

BACA JUGA:Makna Hari Raya Idul Fitri, Bukan Soal Kue Lebaran Maupun Pakaian Baru

BACA JUGA:Salat Tarawih di Akhir Ramadan Semakin Sepi, Ini Fenomena yang Terjadi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: