Sosok Andi Depu Maraddia Balanipa Pejuang Wanita
Andi Depu Maraddia Balanipa salahsatu pejuang wanita Indonesia yang berperan penting dalam upaya melawan penjajah-Ilustrasi-Berbagai Sumber
RADARMUKOMUKO.COM - Andi Depu Maraddia Balanipa, Puang Depu Maraddia Balanipa atau Ibu Agung adalah pejuang wanita yang berhasil mempertahankan Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat dari penaklukan Belanda.
Pada tahun 1942, ia mengibarkan bendera Merah Putih di awal kedatangan pasukan Jepang di Mandar.
Pada kejadian,15 Januari 1946, suasana mencekam. Puluhan tentara Belanda berseragam NICA dengan senjata lengkap tiba-tiba datang tanpa diundang.
Mereka mengepung Istana Balanipa yang memang menjadi markas para pejuang republik di Mandar, Sulawesi Barat.
BACA JUGA:Nasib Bukan Makanan Pokok Bagi Warga Kampung Cireundeu, Sejak 1918 Bertahan Dengan Ini
BACA JUGA:Asal Usul Ide Membuat Sepeda Motor Pertama Kali
Tiba-tiba terdengar suara dari dalam istana, “Hei kau, anjing Belanda! Kalau kalian berani, tebaslah tiang bendera ini bersama dengan tubuh saya.
Langkahi mayat saya sebelum kalian menurunkan Sang Saka ini!” hardik perempuan yang tidak lain adalah si empunya istana alias Ratu Balanipa.
Beberapa serdadu NICA di barisan terdepan bergerak maju, bermaksud menurunkan Sang Merah-Putih yang dikibarkan di halaman istana, langsung terkejut saat mendengar teriakannya yang menggema dan garang.
Mereka, para tentara Belanda yang akan mendekat memilih ambil langkah surut atau mundur secara teratur.
BACA JUGA:Sejarah Terciptanya Sepeda Listrik di China dan Tujuannya
BACA JUGA:TPP ASN di Mukomuko Mulai Dikurangi, 2027 Berpotensi Dipangkas Lebih Dari 50 Persen
Maka Andi Depu Maraddia Balanipa juga sering diberi sebutan "Singa Betina" dari Sulawesi, karena keberanian dan suaranya yang menakutkan bagi musuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
