Sejarah Mudik di Indonesia dan Jejak Tradisi yang Terus Hidup

Selasa 17-03-2026,14:13 WIB
Reporter : Tim Redaksi RM
Editor : Tim Redaksi RM

“THR memiliki efek domino terhadap perekonomian. Konsumsi rumah tangga meningkat, perdagangan menjadi lebih aktif, dan sektor usaha kecil ikut merasakan manfaatnya,” ujar Tony dalam analisis ekonomi musiman menjelang Idul Fitri.

Selain dampak ekonomi, pemberian THR juga memiliki nilai kemanusiaan yang kuat. Bagi pekerja yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja sepanjang tahun, THR menjadi bentuk pengakuan atas usaha dan loyalitas mereka. Hal ini membantu membangun hubungan yang lebih harmonis antara perusahaan dan karyawan.

Dalam perspektif budaya, tradisi pemberian THR juga sejalan dengan nilai berbagi yang diajarkan dalam Islam. Hari raya Idul Fitri sering dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, membantu sesama, serta mempererat hubungan antarmanusia.

Sosiolog dari Universitas Airlangga, Dr. Bagong Suyanto, menjelaskan bahwa THR telah menjadi bagian dari budaya kerja di Indonesia. Ia menilai bahwa tradisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dalam masyarakat.

“Ketika pekerja menerima THR, mereka tidak hanya memikirkan kebutuhan pribadi. Banyak yang menggunakan dana tersebut untuk membantu keluarga atau berbagi dengan orang lain. Di situlah nilai sosialnya terlihat,” kata Bagong dalam kajian tentang budaya kerja dan solidaritas sosial

Ikan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi oleh Penderita Asam Urat

Asam urat merupakan kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal pada persendian. Akibatnya, penderita sering merasakan nyeri, bengkak, dan peradangan, terutama pada sendi kaki dan tangan. Pola makan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kondisi tersebut, termasuk jenis ikan yang dikonsumsi.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa beberapa jenis ikan memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Purin merupakan senyawa alami dalam makanan yang ketika dipecah oleh tubuh akan menghasilkan asam urat.

“Ikan memang sumber protein yang baik, tetapi bagi penderita asam urat perlu selektif dalam memilihnya. Ikan dengan kandungan purin tinggi dapat memperburuk gejala jika dikonsumsi secara berlebihan,” ujar Ari Fahrial Syam dalam salah satu edukasi kesehatan yang dipublikasikan melalui kanal kesehatan nasional.

Beberapa jenis ikan laut dikenal memiliki kadar purin yang relatif tinggi. Ikan sarden, misalnya, sering disebut sebagai salah satu yang perlu dibatasi oleh penderita asam urat. Sarden yang banyak dijual dalam bentuk kalengan maupun segar mengandung purin dalam jumlah yang cukup tinggi sehingga berpotensi memicu peningkatan kadar asam urat.

Selain sarden, ikan teri juga termasuk dalam kelompok ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering oleh penderita asam urat. Ikan kecil yang biasa dijadikan lauk pelengkap ini ternyata memiliki kandungan purin yang cukup tinggi dibandingkan beberapa jenis ikan lainnya.

 

Menurut ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Toto Sudargo, ukuran ikan yang kecil tidak selalu berarti kandungan purinnya rendah. Dalam beberapa kasus, ikan kecil justru memiliki konsentrasi purin yang lebih tinggi.

“Ikan seperti teri, sarden, dan beberapa jenis ikan laut kecil mengandung purin yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan oleh penderita asam urat, risiko kambuhnya nyeri sendi bisa meningkat,” kata Toto Sudargo dalam kajian nutrisi mengenai pola makan sehat bagi penderita penyakit metabolik.

Jenis ikan lain yang juga perlu diperhatikan adalah ikan makarel dan ikan tuna. Kedua ikan ini populer karena kandungan omega-3 yang tinggi dan manfaatnya bagi kesehatan jantung. Namun bagi penderita asam urat, konsumsi dalam jumlah besar tetap perlu dihindari karena kandungan purinnya berada pada tingkat sedang hingga tinggi.

Meski demikian, para ahli kesehatan menekankan bahwa penderita asam urat tidak harus sepenuhnya menghindari semua jenis ikan. Beberapa ikan dengan kandungan purin yang lebih rendah masih dapat dikonsumsi dalam jumlah wajar. Contohnya adalah ikan nila, ikan lele, dan ikan patin yang umumnya memiliki kadar purin lebih rendah dibandingkan ikan laut tertentu.

Tags :
Kategori :

Terkait