RADARMUKOMUKO.COM - Gambaran tentang kemakmuran tersebut sering dikaitkan dengan masa kepemimpinan Imam Mahdi, seorang pemimpin yang menurut tradisi Islam akan muncul menjelang hari kiamat.
Dalam berbagai hadis yang diriwayatkan oleh para ulama hadis seperti Imam Ahmad dan Imam Muslim, disebutkan bahwa pada masa itu bumi akan dipenuhi keadilan setelah sebelumnya dipenuhi kezaliman. Keberkahan alam pun kembali melimpah sehingga kehidupan manusia menjadi jauh lebih sejahtera dibanding masa sebelumnya.
Salah satu hadis yang kerap dikutip menggambarkan kondisi tersebut berbunyi bahwa harta akan melimpah hingga seseorang yang membawa sedekah kesulitan menemukan orang yang mau menerimanya.
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim. Dalam penjelasan para ulama, kondisi itu menunjukkan tingkat kesejahteraan yang sangat tinggi sehingga kebutuhan dasar manusia terpenuhi secara merata.
Cendekiawan Muslim Indonesia, Prof. M. Quraish Shihab, menjelaskan bahwa hadis tentang kemakmuran di akhir zaman tidak hanya berbicara mengenai kekayaan material. Menurutnya, kemakmuran yang dimaksud juga mencakup keadilan sosial, keamanan, dan kehidupan masyarakat yang dilandasi nilai-nilai moral yang kuat.
“Islam tidak memandang kemakmuran hanya sebagai banyaknya harta, tetapi juga terciptanya keadilan dan ketenangan dalam kehidupan manusia,” ujar Quraish Shihab dalam salah satu kajian tafsirnya.
Riwayat lain yang sering dibahas para ulama juga menyebutkan bahwa pada masa tersebut bumi akan mengeluarkan seluruh keberkahannya. Tanah menjadi subur, hasil pertanian melimpah, dan kekayaan alam dapat dimanfaatkan secara adil.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah SAW menggambarkan bahwa hujan turun dengan cukup, tanaman tumbuh subur, dan kehidupan manusia dipenuhi keberkahan.
Ulama hadis asal Suriah, Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni, menjelaskan bahwa gambaran tersebut menunjukkan perubahan besar dalam tata kehidupan manusia. Menurutnya, kemakmuran itu bukan terjadi secara kebetulan, melainkan karena kepemimpinan yang adil serta masyarakat yang kembali berpegang pada nilai-nilai kebenaran.
“Ketika keadilan ditegakkan dan manusia kembali kepada petunjuk Allah, maka keberkahan alam pun akan terbuka,” tulis Ash-Shabuni dalam kajiannya tentang hadis-hadis akhir zaman.
Dalam sejumlah penjelasan ulama klasik, masa kemakmuran tersebut digambarkan sebagai periode yang relatif singkat namun sangat berpengaruh dalam sejarah manusia. Pada masa itu, distribusi kekayaan berlangsung lebih merata, konflik sosial menurun, dan rasa persaudaraan antar manusia semakin kuat.
Para ulama juga menekankan bahwa hadis-hadis tersebut bukan sekadar cerita tentang masa depan, melainkan mengandung pesan moral bagi umat Islam. Kehadiran masa kemakmuran di akhir zaman menunjukkan bahwa keadilan dan kesejahteraan dapat terwujud ketika manusia berpegang teguh pada nilai-nilai yang diajarkan agama.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, gambaran tersebut seharusnya menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus memperbaiki diri dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa ajaran Islam selalu mendorong umatnya untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan di mana pun mereka berada.
“Hadis tentang kemakmuran di akhir zaman memberi pesan bahwa ketika manusia menjalankan nilai-nilai Islam secara benar, kehidupan yang adil dan makmur bukanlah sesuatu yang mustahil,” ujar Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya.