MUKOMUKO, RMONLINE.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) optimis tingkat partisipasi pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, meningkat.
Terkhusus di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Dengan gencarkan sosialisasi, KPU Mukomuko berkeyakinan pada Pilkada 27 November 2024 mendatang, partisipasi pemilih mencapai 95 persen.
"Pada pelaksanaan Pemilu Pilpres kemarin, tingkat partisipasi pemilih sebesar 89 persen. Harapan kami di Pilkada 2024, naik diangka 95 persen," begitu disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Mukomuko Endang Surya Bakti di Mukomuko, Jumat, 14 Juni 2024.
BACA JUGA:Hari Ini Gerakan Tanam Padi Gogo Dukung Program PAT di Mukomuko, Dengan Target Seluas 216 Hektare
BACA JUGA:Bocoran, KPU Tetapkan Gambar Carano Dulang Sebagai Maskot Pilkada, Ini Maknanya
Mempertajam keyakinan capaian partisipasi pemilih di Pilkada, kata Endang, pihaknya secara rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk para pelajar.
‘’Pesan pesta demokrasi ini terus kita gencarkan melalui giat sosialisasi, turun ke lapangan termasuk ke sekolah-sekolah,’’ ujar Endang.
Ia juga menyampaikan, selain giat KPU, sosialisasi kepada masyarakat juga adanya keterlibatan badan ad hoc yang sudah terbentuk.
Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), mereka turut aktif memberikan sosialisasi tentang tahapan pelaksanaan Pilkada kepada masyarakat.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Sediakan Dana Rp17 Miliar Bayar Gaji ke 13 PNS dan PPPK
BACA JUGA:V Koto Juara Lomba Masak, Bupati Ajak Warga Makan Menu Ikan Tiap Hari
‘’Kawan-kawan penyelenggara Pemilu mulai dari tingkat PPK dan PPS kita minta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, baik turun langsung maupun melalui akun media sosial masing-masing,’’ pintanya.
Optimisme dalam capaian partisipasi pemilih di Pilkada juga didukung unsur lain, keterlibatan kader partai politik pengusung bakal calon kepala daerah.
Hal ini diakui Endang Surya Bakti. Menurutnya, masing-masing kader partai politik sudah mulai bergerak, menyuarakan tahapan Pilkada di tengah-tengah masyarakat.
‘’Dari sisi lain, juga dibantu oleh kalangan partai politik. Mereka secara otomatis mensosialisasikan tentang Pilkada ini di tengah-tengah masyarakat. Dari upaya yang mereka lakukan juga mempengaruhi terhadap tingkat partisipasi pemilih ,’’ demikian Endang. *