Lebaran di Nusantara: Tradisi yang Berakar dan telah Berubah simak Selengkapnya Disini

Kamis 28-03-2024,19:30 WIB
Reporter : Anwar
Editor : Ahmad Kartubi

RADARMUKOMUKO.COM - Lebaran, atau Idul Fitri, merupakan momen yang sangat spesial bagi masyarakat Indonesia. Tradisi ini telah berakar sejak abad ke-7 Masehi, dimulai sebagai sebuah perayaan yang khas di daerah Betawi dan kemudian menyebar ke seluruh nusantara. 

Pada masa itu, lebaran dirayakan dengan semarak selama satu pekan penuh, dimulai dengan shalat Id, dilanjutkan dengan ziarah kubur, dan berakhir dengan silaturahmi ke keluarga dan kerabat.

Salah satu tradisi yang masih bertahan hingga kini adalah berbagi bingkisan jelang Lebaran, yang telah ada sejak masa Jawa Kuno. 

Tradisi ini mengalami adaptasi ketika Islam masuk ke Indonesia, dan terus berkembang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Lebaran.

BACA JUGA:Siang Bolong, 2 Wanita dan 3 Pria Digrebek Satpol PP, Bukti Kondom Sudah Terpakai

BACA JUGA:Penyidik Kejaksaan Mulai Kirim 'Surat Cinta' Kepada Pejabat Setdakab Mukomuko, Diminta Koperatif

Namun, beberapa tradisi telah mengalami perubahan seiring waktu. Misalnya, tradisi Nanggok dan Ngedot di daerah Betawi, yang dulunya merupakan budaya memberikan uang kepada anak-anak dan bertukar makanan antar keluarga, kini sudah jarang ditemukan. 

Sebaliknya, masyarakat modern cenderung mengadakan open house atau berkunjung ke rumah kerabat tanpa membawa bingkisan khusus.

Tradisi lebaran di Indonesia tidak hanya sekedar perayaan, tetapi juga mengandung filosofi mendalam tentang kesucian dan kebersihan hati. 

Setelah sebulan penuh berpuasa, masyarakat Indonesia merayakan Idul Fitri sebagai simbol lahir kembali tanpa dosa, yang ditandai dengan memakai baju baru dan saling memaafkan.

Perubahan tradisi ini mencerminkan dinamika sosial dan budaya yang terus berkembang, namun esensi dari Lebaran tetap terjaga, yaitu sebagai momen untuk membersihkan diri dan mempererat tali persaudaraan.

Menggali Lebih Dalam Tradisi Lebaran di Indonesia

Lebaran di Indonesia juga dikenal dengan berbagai tradisi unik yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah tradisi mudik, di mana para perantau pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Mudik menjadi simbol dari pentingnya menjaga hubungan dengan akar dan asal-usul kita.

BACA JUGA:Tips dan Trik Menyiapkan Menu Takjil untuk Berbuka, Bisa Tingkatkan Keharmonisan Keluarga

BACA JUGA:Bingung Ngabuburit Ngapain? Inilah 5 Rekomendasi Ngabuburit Bareng Temen

Kategori :