MUKOMUKO, radarmukomuko.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama jenis solar di Kabupaten Mukomuko, berdampak pada pergerakan perekonomian. Salah satu yang terancam yaitu angkutan buah sawit petani, karena menggunakan mobil truck, yang berbahan bakar solar. Terkait dengan tidak cukupnya peredaran solar di Mukomuko, pemerintah sendiri tidak berdaya, karena kebijakan penyediaan stok BBM sepenuhnya ada di Pertamina. Sekretaris Dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan usaha menengah (Disperindagkop UKM) Mukomuko, Nurdiana,M.Si mengatakan sebelumnya daerah selalu rutin mengajukan penambahan kuota BBM di Mukomuko. Namun kebijakan untuk setiap daerah sudah dijatahkan oleh Pertamina. Untuk sekarang memang belum ada pengajuan kembali, tapi biasanya pihak SPBU tetap meminta kuota. ‘’Kuota setiap daerah itu sudah ditentukannya, sebetulnya dulu kita rutin mengajukan penambahan kuota, SPBU sendiri juga pasti meminta kuota lebih untuk kelancaran BBM,’’ kata Nurdiana. Lanjutnya, kelangkaan yang terjadi sekarang ini bukan saja di Mukomuko, tapi di seluruh daerah di Bengkulu, termasuk di Kota sendiri. Mungkin juga terjadi di daerah lain. Ini dampak dari Indonesia masih menggantungkan bahan bakar impor dari luar. Apalagi kondisi keamanan global saat ini, tentu mempengaruhi perdagangan, termasuk untuk pemasokan BBM dari luar. Sementara pengembangan bahan bakar dari minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang menjadi salah satu komoditas utama energi baru terbarukan, belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan nasional, apalagi mayoritas sawit di ekspor ke luar negri. ‘’Indonesia berupaya mengembangkan produksi bahan bakar dari sawit, sementara CPO kita kebanyakan dijual keluar. Karena masih mengandalkan BBM impor, kadang tidak lancar, dipengaruhi kondisi global. Sekarang sedang ada perang, ini pasti mempengaruhi,’’ tuturnya. Masih dikatakannya, terkait kondisi sekarang pihaknya akan tetap melakukan komunikasi dengan pengelola SPBU. Diyakininya kelangkaan ini bukan karena adanya penimbunan ataupun penjualan secara tidak wajar seperti menggunakan jerigen. ‘’Kita yakin tidak ada penimbunan dan sebagainuya, ini memang karena stok tidak mencukupi, sebab kebutuhan BBM di Mukomuko cukup tinggi,’’ tutupnya.(jar)
Solar Langka, Daerah Tak Berdaya
Sabtu 26-03-2022,08:01 WIB
Reporter : Radar Mukomuko
Editor : Radar Mukomuko
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,09:16 WIB
Presiden Prabowo Memastikan Biaya Haji Turun, Segini Penurunannya
Jumat 10-04-2026,10:18 WIB
Bukan Sekadar Lelah, Ini 7 Tanda Tubuh Anda Butuh Istirahat Segera
Jumat 10-04-2026,07:00 WIB
Fenomena “No Buy Challenge” 2026: Tren Hemat yang Diam-Diam Bikin Banyak Orang Lebih Kaya
Jumat 10-04-2026,09:15 WIB
Rehab Kantor Bupati Mukomuko Belum Naik Lelang, Dinas PUPR Optimis Terlaksana Tepat Waktu
Jumat 10-04-2026,10:09 WIB
Jarang Diketahui, Ini 7 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Bisa Berbahaya
Terkini
Jumat 10-04-2026,15:02 WIB
Sering Diabaikan, Ini 7 Kebiasaan Pagi Hari yang Bisa Menentukan Kesuksesan Anda
Jumat 10-04-2026,15:02 WIB
Kisah Cerdik Abu Nawas: Menjawab Pertanyaan Raja dengan Cara Tak Terduga
Jumat 10-04-2026,15:00 WIB
Jarang Diketahui! Kisah Menggetarkan Ummu Sulaim yang Tetap Tegar di Tengah Ujian Berat
Jumat 10-04-2026,12:00 WIB
Bukan Soal Bakat! Ini Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menentukan Sukses atau Tidaknya Seseorang
Jumat 10-04-2026,10:18 WIB