Dampak Desil, Masyarakat Miskin Penerima Bantuan Pangan Di Mukomuko Gigit Jari
Bandaratu--
RADARMUKOMUKO.COM - Pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi ke dalam 10 tingkatan atau Desil menimbulkan masalah bagi warga miskin.
Banyak warga miskin di Mukomuko yang sebelumnya penerima bantuan pemerintah, sekarang sudah tidak bisa, karena hasil pengecekan, desilnya masuk kategori sudah mampu.
Padahal faktanya mereka belum mampu bahkan dengan kehidupan yang sangat mengkhawatirkan.
Seperti di Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, banyak warga miskin tidak bisa lagi menarik bantuan pangan rutin dari pemerintah yang sebelumnya mereka terima.
Lurah Bandaratu, Wa Asri,SP ditemui mengatakan sebelumnya penerima bantuan pangan berupa beras ini sebanyak 318 orang, sekarang tersisa 282 orang.
BACA JUGA:Pemdes Sungai Rengas Gelar Musdessus Penetapan KPM BLT-DD dan Musrenbangdes Untuk Tahun 2027
BACA JUGA:Pegawai Outsourcing Pemkab Belum Didaftar BPJS Ketenagakerjaan
Dari 282 orang ini juga tidak semuanya bisa mengambil bantuan, karena setelah discan datanya atau dicek desilnya, ternyata masuk kelompok warga mampu.
"Kalau desilnya tinggi, secara otomatis di aplikasi tidak muncul, langsung merah. Mereka tidak bisa lagi menerima bantuan," katanya.
Yang kasiannya, kata Lurah, ada warga yang namanya masuk data penerima, sudah membawa pulang berasnya.
Setelah dilakukan pengecekan ternyata tidak masuk lagi, akhirnya terpaksa beras dijemput lagi dari rumahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: