Desa di wilayah Kecamatan Ipuh Mulai Kebut Program DD TA 2026

Desa di wilayah Kecamatan Ipuh Mulai Kebut Program DD TA 2026

Kasi Ekobang, Hernita, S.Sos--

RADARMUKOMUKO.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) dalam wilayah Kecamatan Ipuh Mukomuko, saat ini mulai kebut kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2026. Baik itu pembangunan fisik maupun kegiatan non fisik. 

Dimana saat ini setidaknya sudah ada 15 dari 16 desa di Kecamatan itu sudah menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). 

Selain itu beberapa desa yang merencanakan pembangunan fisik, saat ini juga sudah melakukan titik nol untuk memulai pekerjaan pembangunan fisik. 

Salah satunya desa Pulai Payung, dan beberapa desa lainnya juga sudah melaksanakan titik nol pembangunan fisik. Kecamatan terus mengimbau dan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap masing-masing desa. Sehingga penggunaan anggaran sesuai regulasi.

Camat Ipuh, Sepradanur, S.Sos melalui Kasi Ekobang, Hernita, S.Sos, dihubungi mengatakan, dari 16 desa di Kecamatan tersebut masih ada 1 desa yang belum mulai merealisasikan kegiatan yang bersumber dari DD tahun 2026 ini. Yaitu Desa Retak Ilir. 

Sebenarnya kata Hernita, sudah tidak ada kendala bagi desa Retak Ilir untuk mulai merealisasikan kegiatan yang bersumber dari DD, khususnya penyaluran BLT-DD dan kegiatan lainnya. Karena DD tahap I semuanya sudah masuk ke Rekening Kas Desa (RKD). 

"Sekarang 15 dari 16 desa sudah selesai menyalurkan program BLT-DD tahap pertama. Tinggal satu desa lagi, Desa Retak Ilir yang belum menyalurkan BLT-DD tahap pertama tahun ini," paparnya.

Lanjut Hernita, pihaknya dari kecamatan terus mendorong masing-masing desa untuk melakukan percepatan merealisasi kegiatan yang bersumber dari DD tahun 2026 ini. Baik itu kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik. 

Khsus untuk Desa Retak Ilir yang belum mulai merealiskan kegiatan, mereka dari kecamatan sudah konfirmasi langusng ke desa terkait. 

Namun, alasannya masih melengkapi administrasi yang belum lengkap. Pun demikian pihaknya dari kecamatan terus berupaya untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara maksimal. Bagaimana 16 desa di Kecamatan ini bisa melakukan percepatan dalam merealisasikan anggaran.

"Ya, kita sudah konfirmasi ke desa retak ilir. Katanya masih melengkapi administrasi. Jika tidak ada halangan mungkin dalam Minggu ini program DD di desa retak ilir juga sudah mulai berjalan," harapnya.

Ditambahkannya, di samping mendorong masing-masing desa untuk percepatan merealisasikan kegiatan yang bersumber dari DD tahap I. 

Pihak kecamatan juga mendorong masing-masing desa untuk mulai melengkapi berkas dokumen pengajuan persyaratan pengajuan pencairan tahap kedua tahun 2026 ini. 

Jangan sampai DD tahap II dibekukan karena keterlambatan dalam pengajuan seperti tahun lalu. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: