Pasca Lebaran, Dispepsia dan Febris Jadi Penyakit Terbanyak di Puskesmas Lubuk Pinang

Pasca Lebaran, Dispepsia dan Febris Jadi Penyakit Terbanyak di Puskesmas Lubuk Pinang

Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Pinang, Bayu Arfina Faridawati, S.Kep--

RADARMUKOMUKO.COM – Pasca lebaran idul fitri, Dispepsia dan Febris, menjadi penyakit terbanyak di Kecamatan Lubuk Pinang

Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Kecamatan Lubuk Pinang. 

Sebagaimana disampaikan, oleh Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Pinang, Bayu Arfina Faridawati, S.Kep. Pada Selasa 31 Maret 2026. 

Bayu mengatakan, pasca lebaran setidaknya ada dua penyakit terbanyak di Puskesmas Lubuk Pinang. Pertama penyakit Dispepsia, dan Febris. 

Dimana untuk Dispepsia, yakni kumpulan gejala ketidaknyamanan pada perut bagian atas, seperti kembung, nyeri ulu hati, mual, dan cepat kenyang yang sering disebut masyarakat awam sebagai sakit maag. 

Umumnya penyakit ini disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, stres, infeksi bakteri H. pylori, atau efek samping obat-obatan.

“Kalau pasca lebaran ini, penyakit paling banyak berdasarkan data kita di Puskesmas, yakni , Dispepsia dan Febris,”kata Bayu.

Sedangkan untuk penyakit Febris, yaitu istilah medis untuk demam, yaitu peningkatan suhu tubuh di atas kisaran normal, yaitu sekitar 37°Celsius.  

Hal ini juga gejala atau respons sistem imun melawan infeksi bakteri, virus, atau parasit. 

Kemudian terkait penyakit campak, ia mengatakan bahwa pasca lebaran tidak ada data sakit campak. Maka dari itu, pacsa lebaran bisa dikatakan sakit campak nihil di Puskesmas Kecamatan Lubuk Pinang. 

“Sementara untuk penyakit campak nihil pasca lebaran ini. karena memang tidak ada sama sekali kita temukan untuk campak,”pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: