Pungli di Jalan Erosi Batik Nau Terjaring OTT, Begini Tanggapan Warga Net

Pungli di Jalan Erosi Batik Nau Terjaring OTT, Begini Tanggapan Warga Net

Pungli di Jalan Erosi Batik Nau Terjaring OTT, Begini Tanggapan Warga Net--

RMONLINE.ID - Beredar video dan pemberitaan, detik-detik aksi cepat anggota Polres Bengkulu Utara bersama Polsek Kecamatan Ketahun, melakukan Operasi tangkap tangan (OTT) atau menggerebek aksi dugaan pungutan liar (Pungli) di jalan erosi di Batik Nau.

Aksi para oknum pemuda yang meminta sumbangan pada pengendara yang melintas di jalan lintas sumatera tersebut sudah berlangsung lama.

Bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko yang sering ke Bengkulu tentu sangat mengetahui, bahkan para pengendara dari jauh sudah biasa menyiapkan uang dari Rp 2000, Rp 5000 hingga Rp 10.000 untuk diberikan.

Pembubaran dugaan pungutan liar ini mendapat tanggapan beragam dari warga, melalui komentar di facebook.

BACA JUGA:Ribuan Hektare Sawah di Muara Labuh Andalkan Sumber Air dari Embung

BACA JUGA:Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Doa Ayah Yang Terkabulkan

Kebanyakan warga mendukung dan berterimakasih kepada pihak kepolisian yang sudah menindak para pelaku, karena dalam aksi minta-mintanya ada indikasi mereka memaksa.

Namun juga ada yang merasa tidak keberataan dengan aksi para oknum pemuda ini, karena dianggap membantu melintasi jalan yang tergerus erosi tersebut, apalagi malam hari.

"Mantap pak pol, sering di pantau trus pak lokasi. Soalnyo mereka sangatlah meresahkan.. Sekali lg BRAPO," tulis salah seorang pemilik akun Fb Juandha Fika Pratama.

Akun facebook atas nama Puja N Restu juga mendukung dengan menulis komentar "Mantap pak polisi, aksi mereka sudah sangat meresahkan pengendara. Sikat semua titik lokasi t4 mereka beraksi. Supaya kedepan ada efek jera bg mereka,".

BACA JUGA:4 Lokasi Wisata Yang Gelar Hiburan Musik Selama Lebaran Hingga Menjadi Pusat Keramaian

BACA JUGA:Agenda Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Mudik Lebaran ke Mukomuko Sekaligus Doa Selamatan

Pemilik akun fb Muhammad Khalid menuliskan "Pernah mobil kami mau dilempar batu dikira dak kasih duit, mungkin karena mobil kami bukan plat BD,"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: