Anggaran Minim, Daerah Kurang Siap Hadapi Bencana

Anggaran Minim, Daerah Kurang Siap Hadapi Bencana

Bupati Mukomuko Antar Langsung Bantuan Bencana Banjir Bandang dan Longsor Sumatera--

 

RADARMUKOMUKO.COM — Agaknya saat ini pemerintah daerah Mukomuko kurang siap menghadapi bencana

Dari total 148 desa dan tiga kelurahan, baru 13 desa yang berstatus Desa Tangguh Bencana (Destana). Capaian ini dinilai jauh dari ideal, mengingat luas wilayah dan tingginya potensi bencana di daerah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT mengungkapkan, sepanjang tahun ini tidak ada penambahan desa yang dibentuk menjadi Destana. 

Kondisi tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena tidak tersedianya anggaran khusus untuk menjalankan program tersebut.

Menurutnya, pembentukan Destana membutuhkan proses panjang dan tidak sekadar penetapan status. 

Tahapan yang harus dilalui meliputi sosialisasi, pelatihan kebencanaan bagi aparatur desa dan masyarakat, hingga penyusunan dokumen rencana kontinjensi. Seluruh tahapan tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit.

BACA JUGA:Desa Mulai Ajukan Pencairan DD Tahap Dua

BACA JUGA:Pemdes Pulai Payung Mulai Merealisasi Program DD 2026

"Program ini tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Ada pelatihan, simulasi, hingga pembinaan berkelanjutan yang harus dilakukan. Tanpa dukungan anggaran, itu tidak bisa dilaksanakan," tegasnya.

Ia menjelaskan, program Destana merupakan salah satu langkah strategis dalam menekan risiko bencana. 

Melalui program ini, masyarakat desa dibekali kemampuan untuk mengenali potensi bencana dan mengambil langkah cepat saat kondisi darurat terjadi.

Desa yang telah berstatus Destana diharapkan memiliki sistem kesiapsiagaan yang jelas, mulai dari pembentukan relawan, penyusunan peta rawan bencana, penyiapan jalur evakuasi, hingga sistem peringatan dini sederhana. 

Dengan kesiapan tersebut, dampak bencana baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materi dapat ditekan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: