Perang Iran dan Amerika Serikat, Harga Kantong Plastik Ikut Naik

Perang Iran dan Amerika Serikat, Harga Kantong Plastik Ikut Naik

kantong plastik-istimewa-

 

RADARMUKOMUKO.COM - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat mengganggu pasokan nafta, bahan baku utama produksi biji plastik.

Dampaknya, terjadi kenaikan harga kantong plastik di berbagai daerah hingga 50 persen dalam sepekan terakhir.

Seperti yang dirasakan para pedagang dan pelaku UMKM di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. 

Di Pasar Sentral Pekkabata, harga plastik dilaporkan melonjak hingga 50 persen dalam sepekan terakhir.

BACA JUGA:Pemberontakan APRA Yang Didalangi Kolonialis Belanda

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Karyawan Baru

Sebelumnya, kantong plastik dijual sekitar Rp 10.000 per pak, namun kini naik menjadi Rp 15.000 per pak. 

Kenaikan ini terjadi merata di sejumlah toko grosir plastik dan berdampak langsung pada aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

Terganggunya distribusi minyak dunia turut memicu kenaikan harga minyak mentah, yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi plastik di tingkat industri.

"Informasi yang kami dengar, ini pengaruh konflik Iran dan Amerika. Pasokan dari luar terkendala, jadi harga modal sudah naik dari sana,” ujar Yayan, salah satu pelaku UMKM di Pasar Pekkabata dilansir dari beritasatu.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: