Ditengah Ancaman Krisis Energi, Pemkab Mukomuko Lirik Potensi Biosolar dan Energi Surya
Bapperida Mukomuko-amris-
RADARMUKOMUKO.COM – Ditengah ancaman krisis energi dampak perang, pemerintah Kabupaten Mukomuko akan memperkuat hilirisasi berbasis potensi sumber daya lokal.
Salah satu potensi yang dinilai paling siap dikembangkan adalah kelapa sawit. Komoditas unggulan daerah ini tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi dinilai bisa diolah lebih lanjut menjadi energi alternatif seperti biosolar.
Selain itu, pengembangan energi berbasis tenaga surya melalui solar cell juga disebut sebagai solusi jangka menengah hingga panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM impor.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Mukomuko, Singgih Pramono, MH, menegaskan bahwa penguatan hilirisasi harus menjadi fokus pemerintah daerah ke depan.
BACA JUGA:Kehadiran Guru dan Murid di Hari Pertama Sekolah di Mukomuko Cukup Baik
BACA JUGA:Perbedaan Hukum Adat dan Hukum Pidana di Indonesia: Mana yang Lebih Adil?
Menurutnya, potensi sumber daya yang dimiliki Mukomuko cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan energi daerah.
"Pemkab Mukomuko harus berani mengambil langkah inovatif. Sawit tidak hanya dijual mentah, tapi bisa diolah menjadi biosolar. Ini peluang besar yang belum dimaksimalkan," ujarnya.
Ia menyebutkan, pengembangan biosolar berbasis sawit tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga membuka peluang investasi serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
Di sisi lain, ketergantungan terhadap pasokan BBM dari luar daerah maupun impor bisa ditekan secara bertahap.
BACA JUGA:Anggota TNI Tewas Terkena Rudal Israel di Markas UNIFIL Lebanon
Selain itu, Singgih juga menyoroti pentingnya pengembangan energi terbarukan melalui pemanfaatan solar cell.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: