Ikan Laut yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asam Urat
Ikan Laut yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asam Urat--
RADARMUKOMUKO.COM - Asam urat merupakan kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal pada sendi. Kondisi ini sering menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu faktor yang memengaruhi kadar asam urat adalah makanan yang mengandung purin tinggi. Purin merupakan senyawa alami yang ketika dipecah dalam tubuh akan menghasilkan asam urat.
Karena itu, banyak penderita asam urat mulai lebih selektif dalam memilih makanan, termasuk saat mengonsumsi ikan laut. Meski sebagian ikan mengandung purin cukup tinggi, ada beberapa jenis ikan laut yang relatif aman dikonsumsi dalam jumlah wajar karena kadar purinnya lebih rendah dibandingkan jenis lainnya.
Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa penderita asam urat tidak perlu sepenuhnya menghindari ikan. Yang lebih penting adalah memilih jenis ikan dengan kadar purin yang lebih rendah serta mengatur jumlah konsumsinya.
“Ikan tetap merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh. Penderita asam urat masih dapat mengonsumsinya, asalkan memilih jenis ikan yang tepat dan tidak berlebihan,” ujar Ari Fahrial Syam dalam salah satu edukasi kesehatan yang dipublikasikan melalui media kesehatan nasional.
Salah satu ikan laut yang cukup baik dikonsumsi oleh penderita asam urat adalah ikan kakap. Ikan yang banyak ditemukan di perairan tropis ini memiliki kandungan protein tinggi dengan kadar purin yang relatif lebih rendah dibandingkan beberapa jenis ikan kecil seperti sarden atau teri. Dagingnya yang lembut juga membuat ikan kakap mudah diolah menjadi berbagai hidangan sehat.
Selain kakap, ikan kerapu juga sering direkomendasikan sebagai pilihan yang lebih aman. Ikan ini dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik, termasuk protein, vitamin B12, dan asam lemak omega-3. Kandungan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh, tetapi juga mendukung kesehatan jantung.
Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Toto Sudargo, menjelaskan bahwa penderita asam urat tetap memerlukan asupan protein yang cukup untuk menjaga fungsi tubuh. Karena itu, memilih sumber protein yang tepat menjadi langkah penting.
“Protein tetap dibutuhkan oleh tubuh untuk memperbaiki jaringan dan menjaga metabolisme. Bagi penderita asam urat, ikan dengan kadar purin lebih rendah dapat menjadi pilihan yang lebih aman,” kata Toto Sudargo dalam kajian mengenai pola makan sehat bagi penderita penyakit metabolik.
Jenis ikan laut lain yang cukup baik dikonsumsi adalah ikan tenggiri dalam jumlah terbatas. Ikan ini dikenal kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Meski kandungan purinnya tidak serendah beberapa ikan lain, konsumsi dalam porsi wajar masih dianggap aman bagi penderita asam urat.
Selain memilih jenis ikan, cara pengolahan juga memegang peranan penting. Metode memasak yang sehat dapat membantu menjaga kualitas nutrisi dalam ikan sekaligus mengurangi risiko peradangan dalam tubuh. Mengukus, memanggang, atau merebus ikan sering dianggap sebagai cara terbaik untuk menjaga manfaatnya.
Sebaliknya, menggoreng ikan dengan banyak minyak dapat meningkatkan kadar lemak dalam makanan. Konsumsi makanan berlemak berlebihan berpotensi memperburuk kondisi metabolisme tubuh, termasuk pada penderita asam urat.
Dokter spesialis gizi klinik dari Universitas Airlangga, dr. Hardinsyah, menekankan bahwa keseimbangan pola makan menjadi kunci utama dalam mengendalikan asam urat. Ia menjelaskan bahwa tidak ada satu makanan yang sepenuhnya menentukan kondisi kesehatan seseorang.
“Yang penting adalah pola makan secara keseluruhan. Penderita asam urat sebaiknya mengonsumsi makanan yang seimbang, memperbanyak sayuran, serta menghindari makanan dengan kadar purin tinggi secara berlebihan,” ujar Hardinsyah dalam diskusi mengenai nutrisi dan kesehatan metabolik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
