Orang Tua Harus Perkenalkan Permainan Tradisional Kepada Anak
Poto murid SDIT Al Kausar Mukomuko-istimewa-
RADARMUKOMUKO.COM - Para orang tua harus mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang yang sehat sekaligus melestarikan budaya lokal.
Ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, SKM.
Menurut Bustam, permainan tradisional seperti engklek, gasing, lompat tali, gobag sodor, dan bentengan memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak.
Selain melatih kemampuan fisik, permainan tersebut juga dapat meningkatkan kemampuan sosial, kerja sama, serta sportivitas anak.
Ia menilai, di tengah perkembangan teknologi saat ini, anak-anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai.
BACA JUGA:Pemerintah Desa Lanjutkan Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Kuartal I
BACA JUGA:Sifat dan Ucapan Yahudi Menurut Al-Qur’an dalam Perspektif Sejarah dan Keimanan
Karena itu, orang tua dan lingkungan sekitar perlu berperan aktif mengajak anak mengenal kembali permainan tradisional agar mereka tidak terlalu bergantung pada gadget.
"Permainan tradisional bukan hanya bagian dari budaya, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang baik bagi perkembangan anak. Orang tua dapat mulai mengenalkannya di rumah, sehingga anak-anak dapat bermain bersama teman-temannya," ujarnya.
Bustam menjelaskan, pengenalan permainan tradisional dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti praktik langsung di rumah maupun di sekolah.
Guru dan orang tua dapat mengajarkan permainan seperti uler naga, gobag sodor, atau coklak sehingga anak-anak dapat merasakan langsung keseruan bermain bersama.
Selain itu, kegiatan lomba atau festival permainan tradisional juga dapat menjadi sarana menarik bagi anak-anak untuk mengenal permainan tersebut.
Kegiatan seperti lomba egrang atau permainan kelompok saat perayaan hari besar dinilai efektif menumbuhkan minat anak terhadap permainan tradisional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
