DPRD MUKOMUKO, HUT 23 MUKOMUKO

Dampak Perang Iran-Israel dan Amerika Yang Terus Memanas, BBM Berisiko Naik

Dampak Perang Iran-Israel dan Amerika Yang Terus Memanas, BBM Berisiko Naik

Antrian BBM Solar di SPBU Mukomuko--Sumber Foto : Mukomuko Mangimbau

 

RADARMUKOMUKO.COM - Perang Iran menghadapi Israel dan Amerika yang terus memanas berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Ketegangan tersebut berdampak pada jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dunia.

Dilansir dari beritasatu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, situasi ini dapat meningkatkan tekanan terhadap anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. 

Pasalnya, sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz, sehingga gangguan sekecil apa pun berpotensi meningkatkan biaya pengiriman minyak serta premi asuransi kapal.

Selain itu, konflik juga dapat memperpanjang waktu tempuh kargo energi akibat meningkatnya risiko keamanan di jalur pelayaran tersebut.

BACA JUGA:Ingin Anak Cepat Bisa Jalan, Berikut Tips Yang Boleh Diuji

BACA JUGA:Sejarah Pecahnya Pemberontakan PRRI/Permesta

"Dalam kondisi seperti ini, subsidi BBM Indonesia memang berisiko membengkak karena ruang fiskal sudah tertekan oleh kombinasi harga minyak yang melampaui asumsi APBN dan nilai tukar yang lebih lemah dari asumsi," jelas Josua kepada Beritasatu.com.

Ia menilai, lonjakan harga minyak global berpotensi memperlebar selisih antara harga keekonomian BBM dan harga jual BBM domestik yang masih ditahan pemerintah.

Dalam kondisi tersebut, jika harga minyak dunia meningkat sementara harga BBM dalam negeri tidak disesuaikan, tekanan awal biasanya akan dirasakan oleh kas pemerintah maupun badan usaha energi milik negara melalui skema subsidi dan kompensasi.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: