Bedah Nutrisi dalam Sebutir Garam: Lebih dari Sekadar Rasa Asin!

Bedah Nutrisi dalam Sebutir Garam: Lebih dari Sekadar Rasa Asin!

Bedah Nutrisi dalam Sebutir Garam: Lebih dari Sekadar Rasa Asin!--

RADARMUKOMUKO.COM - Setiap kali kita menaburkan garam ke atas makanan, kita sebenarnya sedang menambahkan kristal mineral yang sangat penting bagi biokimia tubuh. Meskipun sering kali hanya dianggap sebagai penyedap, garam dapur atau natrium klorida (NaCl) adalah sumber nutrisi mikro yang menjalankan peran raksasa dalam menjaga metabolisme tetap berjalan. Memahami kandungan nutrisi di dalam garam akan membantu kita menghargai mengapa mineral ini disebut sebagai "esensial"—artinya, tubuh kita tidak bisa memproduksinya sendiri dan sepenuhnya bergantung pada asupan makanan.

 

Duo Utama: Natrium dan Klorida

Kandungan utama garam adalah natrium dan klorida, biasanya dalam rasio 40% natrium dan 60% klorida. Kedua unsur ini bukan sekadar pelengkap, melainkan elektrolit yang sangat aktif secara biologis.

 

1. Natrium: Sang Pengatur Cairan

Natrium adalah nutrisi yang bertanggung jawab menjaga volume darah dan tekanan darah tetap stabil. Di tingkat sel, natrium bekerja seperti pompa yang mengatur keluar masuknya air. Tanpa natrium yang cukup, tubuh tidak dapat mempertahankan keseimbangan cairan yang tepat, yang bisa menyebabkan dehidrasi seluler. Selain itu, natrium adalah kunci dalam sistem kelistrikan tubuh. Setiap kali otot jantung berdetak atau jari kita bergerak, itu adalah hasil dari impuls listrik yang dimungkinkan oleh keberadaan natrium.

 

2. Klorida: Pendukung Pencernaan

Klorida sering kali terlupakan, padahal perannya sangat krusial bagi pencernaan. Klorida adalah komponen utama dalam pembentukan asam lambung (asam klorida atau HCl). Tanpa klorida yang cukup, lambung kita akan kesulitan memecah protein dan membunuh bakteri berbahaya yang masuk bersama makanan. Selain itu, klorida membantu menjaga keseimbangan asam-basa (pH) dalam tubuh, memastikan lingkungan internal kita tetap optimal untuk fungsi organ.

 

Mineral Esensial Tambahan: Iodium dan Trace Minerals

Selain natrium dan klorida, garam yang kita konsumsi sehari-hari sering kali mengandung mineral tambahan, baik yang ditambahkan secara sengaja maupun yang terdapat secara alami.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: