Disway Awards

3 Motuba Merek Suzuki yang Masih Banyak Dicari

3 Motuba Merek Suzuki yang Masih Banyak Dicari

3 Motuba Merek Suzuki yang Masih Banyak Dicari--

RADARMUKOMUKO.COM - Di tengah derasnya arus mobil baru dengan teknologi canggih, pasar mobil tua bangka yang akrab disebut motuba justru tetap bergeliat. Di antara berbagai merek yang pernah meramaikan jalanan Indonesia, Suzuki menempati posisi khusus di hati para penggemarnya. 

Beberapa model lawas pabrikan asal Jepang ini masih banyak diburu hingga kini, baik oleh kolektor, penggemar otomotif klasik, maupun masyarakat yang membutuhkan kendaraan tangguh dengan perawatan sederhana.

Suzuki dikenal sebagai produsen yang menghadirkan mobil fungsional, irit, dan tahan banting. Reputasi itu terbentuk sejak dekade 1980-an hingga awal 2000-an, ketika mobil-mobil Suzuki menjadi bagian dari keseharian masyarakat, dari perkotaan hingga pelosok desa. 

Meski usia kendaraan terus bertambah, minat terhadap sejumlah model justru tidak surut. Ada nilai sejarah, keandalan mesin, serta kemudahan perawatan yang membuat motuba Suzuki tetap relevan.

Model pertama yang hingga kini masih banyak dicari adalah Suzuki Carry 1.0 dan 1.5 generasi awal. Mobil ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung ekonomi rakyat. 

Sejak diperkenalkan pada era 1980-an, Carry dikenal luas sebagai kendaraan niaga ringan yang mampu mengangkut berbagai kebutuhan usaha. Hingga hari ini, Carry tua masih mudah ditemui di pasar tradisional, kawasan pertanian, dan usaha mikro.

Menurut Arif Setiawan, pedagang mobil bekas di kawasan Bekasi, Suzuki Carry lama memiliki pasar yang sangat stabil. “Mesinnya bandel, suku cadangnya melimpah, dan hampir semua bengkel paham cara menanganinya. 

Itu sebabnya Carry tua masih dicari, terutama untuk usaha,” ujarnya. Harga yang relatif terjangkau serta daya angkut yang mumpuni membuat Carry tetap hidup di tengah gempuran mobil niaga modern.

Motuba Suzuki berikutnya yang tak kalah diminati adalah Suzuki Katana dan Jimny generasi lawas. Kendaraan berpenggerak empat roda ini memiliki daya tarik yang melampaui fungsi transportasi. 

Desain kotaknya yang ikonik, dipadukan dengan kemampuan melibas medan berat, menjadikan Katana dan Jimny sebagai simbol kebebasan dan petualangan. Di berbagai komunitas off-road, mobil ini masih sering digunakan, bahkan direstorasi dengan biaya yang tidak sedikit.

Daya tarik utama Katana dan Jimny terletak pada konstruksi sederhana namun kokoh. Rangka ladder frame dan mesin yang mudah dirawat membuatnya ideal untuk modifikasi maupun penggunaan harian di daerah dengan kondisi jalan ekstrem. 

Budi Santoso, penggiat komunitas Jimny Indonesia, menilai mobil ini memiliki nilai emosional yang kuat. “Jimny dan Katana bukan sekadar kendaraan. Ada cerita, ada kebanggaan. Itulah yang membuat harganya justru naik dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Selain Carry dan Katana, Suzuki Escudo generasi awal juga masih memiliki penggemar setia. SUV yang masuk Indonesia pada era 1990-an ini dikenal sebagai kendaraan keluarga dengan kemampuan jelajah yang baik. Desainnya mungkin tak semewah SUV modern, tetapi Escudo menawarkan kenyamanan, kestabilan, dan mesin yang cukup tangguh untuk perjalanan jarak jauh.

Di pasar mobil bekas, Escudo sering dicari oleh konsumen yang menginginkan SUV dengan harga terjangkau namun tetap berkarakter. Suspensinya yang nyaman dan kabin yang relatif lapang menjadikannya pilihan bagi keluarga di daerah suburban. “Escudo itu underrated. Banyak orang baru sadar kualitasnya setelah memakainya langsung,” ungkap Arif Setiawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: