Disway Awards

Vaksin HPV: Pencegahan Kanker Serviks yang Efektif!

Vaksin HPV: Pencegahan Kanker Serviks yang Efektif!

Vaksin HPV: Pencegahan Kanker Serviks yang Efektif!--

RADARMUKOMUKO.COM - Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan bagi wanita di Indonesia, termasuk di daerah Bengkulu. Setiap tahun, ribuan kasus baru tercatat dan banyak di antaranya berakhir dengan kematian karena terdeteksi pada tahap lanjut. 

Namun, tahukah Anda bahwa penyakit ini bisa dicegah secara efektif melalui vaksin Human Papillomavirus (HPV)? Vaksinasi HPV bukan hanya langkah pencegahan yang cerdas, tetapi juga investasi penting untuk melindungi kesehatan reproduksi wanita sepanjang hayat.

HPV adalah virus yang menyebar melalui kontak seksual dan menjadi penyebab utama kanker serviks. Ada lebih dari 100 jenis HPV, dan sekitar 15 di antaranya diklasifikasikan sebagai jenis berisiko tinggi yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal di leher rahim. 

Selain kanker serviks, HPV juga dapat menyebabkan kanker pada bagian tubuh lain seperti vagina, vulva, anus, dan bahkan tenggorokan. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, sekitar 90% kasus kanker serviks di Indonesia terkait dengan infeksi HPV yang tidak terkontrol.

Vaksin HPV bekerja dengan cara melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan virus HPV sebelum ia memiliki kesempatan untuk merusak sel-sel di leher rahim. 

Vaksinasi paling efektif diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual dan terpapar virus HPV. 

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia merekomendasikan bahwa vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan usia 9-14 tahun sebagai target utama, karena pada usia ini sistem kekebalan tubuh lebih responsif dan belum ada risiko terpapar virus melalui hubungan seksual. 

Namun, wanita yang sudah melewati usia tersebut atau bahkan sudah aktif secara seksual tetap dapat mendapatkan manfaat dari vaksinasi, karena mungkin belum terpapar jenis HPV yang ditargetkan oleh vaksin.

Ada beberapa jenis vaksin HPV yang tersedia di pasaran, mulai dari yang melindungi terhadap 2 jenis HPV berisiko tinggi, hingga yang melindungi terhadap 9 jenis HPV berbeda. 

Semua jenis vaksin telah melalui uji klinis ketat dan terbukti aman serta efektif dalam mencegah infeksi HPV dan perkembangan kanker serviks. 

Proses vaksinasi biasanya dilakukan dalam 2 atau 3 dosis tergantung pada usia saat pertama kali divaksinasi. Efek samping yang mungkin terjadi umumnya ringan, seperti nyeri atau kemerahan pada tempat suntikan, sakit kepala ringan, atau kelelahan, yang akan hilang dalam beberapa hari.

Di Bengkulu, program vaksinasi HPV telah dijalankan di berbagai sekolah dan fasilitas kesehatan pemerintah. Puskesmas di seluruh kota dan kabupaten di Bengkulu menyediakan vaksin HPV secara gratis bagi anak perempuan usia target sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah. 

Bagi yang ingin mendapatkan vaksinasi secara swasta, banyak rumah sakit dan klinik yang menyediakan layanan ini dengan biaya yang terjangkau. 

Selain itu, pemerintah juga sering mengadakan kampanye vaksinasi HPV secara berkala untuk meningkatkan cakupan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker serviks.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: