Meski tampak sederhana, penanganan bibir pecah-pecah memerlukan pendekatan yang tepat. Menurut dr. Andini, langkah pertama adalah menjaga hidrasi tubuh dengan cukup minum air setiap hari.
Selain itu, penggunaan pelembap bibir yang mengandung bahan alami seperti petroleum jelly atau lanolin dapat membantu mengunci kelembapan. “Pilih produk yang sederhana dan minim bahan tambahan, terutama jika kulit sensitif,” sarannya.
Perlindungan terhadap paparan sinar matahari juga perlu diperhatikan. Penggunaan lip balm dengan kandungan SPF dapat membantu melindungi bibir dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Di samping itu, menjaga pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi akan membantu memperbaiki kondisi kulit dari dalam.
Di tengah kesibukan sehari-hari, merawat bibir sering kali terlewatkan. Padahal, bibir merupakan bagian penting dari wajah yang berperan dalam komunikasi dan ekspresi. Dengan memahami penyebab dan cara penanganannya, kondisi bibir pecah-pecah dapat dicegah dan diatasi dengan lebih efektif.