Apalagi ketika musim hujan dan air tergenang di tengah lubang jalan yang rusak mengakibatkan pandangan pengendara terbatas dan beberapa pengendara yang tak kenal Medan tak tahu bahwa jalan tersebut sedang rusak.
“Sekarang kondisi jalan rusak ini sudah sangat parah, bahkan nyaris tak bisa dilewati. Karena lubang ditengah jalan sudah dalam, jika melintas haris lewat pinggir,”ucapnya.
Jika kondisi seperti ini dibiarkan secara terus menerus.
Warga dan pengendara khawatir jalan tersebut akan jatuh korban. Lebih parahnya lagi jika tak kunjung diperbaiki, bisa menyebabkan akses putus total.
Untuk itu masyarakat sangat berharap segera ada perbaikan dari pemerintah. Pasalnya selama ini jalan yang rusak di posisi tersebut hanya dilakukan perbaikan dengan cara ditimbun menggunakan batu atau koral.
Akibatnya tidak bisa bertahan lama dan kembali rusak bahkan lebih parah dari sebelumnya. Jika perbaikan dilakukan secara serius, tentu kualitasnya juga harus dijaga agar jalan ini bisa bertahan lebih lama dan tidak gampang rusak.
“Kita berharap jalan yang rusak segera diperbaiki dengan serius agar bisa berhatan lama. Selama ini diperbaiki hanya berjarak satu bulan, sudah rusak lagi,”sambungnya.
Hampir senada disampaikan warga lain, Budi Sanjaya. Ia mengatakan dalam beberapa hari terakhir mungkin sudah ada sekitar tiga sampai lima truk yang tersangkut akibat jalan rusak tersebut. Sejauh ini memang belum ada korban jiwa.