RADARMUKOMUKO.COM - Kinerja Pemdes Talang Gading Kecamatan Sungai Rumbai, yang dikomandoi oleh Kades Efenedi, patut menjadi contoh bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Sungai Rumbai.
Pasalnya, Pemerintah Desa Talang Gading jadi desa pertama di Kecamatan Sungai Rumbai yang merealisasikan program kegiatan bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2026. Baik itu kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik.
Dimana kemarin Rabu pagi,(8/4/2026) Pemdes Talang Gading menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk 4 bulan sekaligus.
Yaitu bulan Januari, Februari, Maret dan April. Kemudian langsung melaksanakan titik nol pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari DD TA 2026.
Adapun kegiatan pembangunan fisik yang mereka realisasikan tahun 2026 ini. Yaitu pembangunan 1 Unit ruang kelas belajar Pendidikan Usia Dini (PAUD).
Kepala Desa (Kades) Talang Gading, Efendi, dalam sambutannya mengatakan, khusus untuk program BLT-DD ditahun ini jumlah KPM atau penerima BLT-DD ada pengurangan.
Dimana untuk jumlah KPM BLT-DD ditahun 2025 lalau sebanyak 16 KPM. Sementara ditahun ini ditetapkan sebanyak 10 KPM.
Pengurangan jumlah KPM BLT-DD ini, karena ada penyesuaian penggunaan anggaran. Sebab, besaran anggaran khususnya DD yang diterima oleh Desa Talang Gading ditahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
DD dipangkas untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN). Diantaranya untuk pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Ya, jumlah KPM BLT-DD ditahun ini hanya 10 KPM. Kita menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia," ungkapnya.
Kemudian untuk kegiatan pembangunan fisik dilanjutkan Efendi, ditahun ini ada 2 titik. Yaitu pembangunan ruang kelas belajar PAUD, dan peningkatan (rabat beton) Jalan lingkungan desa.
Sekarang kegiatan fisik yang mulai direalisasikan, yaitu pembangunan gedung ruang kelas belajar PAUD. Sementara untuk rabat beton Jalan anggarannya dialokasikan ditahap kedua.
Menurutnya, anggaran untuk pembangunan fisik ditahun 2026 ini sangat minim dan terbatas. Jadi, banyak usulan yang disampaikan masyarakat belum bisa tercover. Hal tersebut bukan keinginan desa, tetapi menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.
"Setelah penyaluran BLT-DD, kita langsung melakukan titik nol untuk pembangunan gedung ruang belajar PAUD. Sekarang pembangunannya mulai dilaksanakan oleh TPK dan semua tenaga kerja yang terlibat," paparnya Rabu,(8/4/2026).
Sementara Camat Sungai Rumbai, Darmadi, S.Sos, yang ikut hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, mulai tahun ini memang penggunaan DD tidak sama dengan tahun sebelumnya. Karena ada program KDMP dan MBG.