Dua Kawasan Pesisir Mukomuko Jadi Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis 02-04-2026,09:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi RM
Editor : Tim Redaksi RM

RADARMUKOMUKO.COM - Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan dua kawasan pesisir, yakni Pantai Indah Mukomuko dan wilayah Ipuh, resmi ditetapkan sebagai lokasi pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Penetapan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui penguatan sektor perikanan terpadu.

Sebagai tahap awal, pemerintah daerah telah menuntaskan penyiapan lahan di kedua lokasi tersebut. Langkah berikutnya adalah menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Perikanan Mukomuko, Rahmad Hidayat, SP menegaskan bahwa tahapan verifikasi menjadi penentu utama kelanjutan program ini.

"Dalam bulan ini, tim dari pusat akan turun untuk mengecek kondisi lahan yang sudah kita siapkan. Hasil pengecekan itu akan menjadi dasar utama pelaksanaan pembangunan ke depan,"  ujarnya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertujuan mentransformasi kawasan pesisir tradisional menjadi wilayah modern, produktif, dan tertata. 

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.

Berbagai fasilitas direncanakan akan dibangun secara terintegrasi, mulai dari dermaga, cold storage atau gudang penyimpanan ikan, pabrik es, hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI). 

Selain itu, akan dikembangkan pula pusat kuliner berbasis hasil laut serta sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan konsep tersebut, aktivitas perikanan diharapkan tidak lagi berhenti pada tahap penangkapan semata, melainkan berlanjut hingga pengolahan dan pemasaran. 

Hal ini membuka peluang bagi nelayan untuk memperoleh nilai tambah dari hasil tangkapan mereka.

Program ini juga menitikberatkan pada penguatan kelembagaan melalui koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pengelola utama kawasan. 

Para nelayan nantinya akan mendapatkan pendampingan dari penyuluh perikanan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026. Tahap awal pembangunan telah dimulai di 65 lokasi dan mampu menyerap ribuan tenaga kerja.

Selain melibatkan pemerintah, program ini juga menggandeng mitra strategis dari sektor swasta, termasuk dalam penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) guna mendukung operasional para nelayan.

Tags :
Kategori :

Terkait