RADARMUKOMUKO.COM - Seperti biasa, setelah lebaran idul fitri pemerintah daerah akan melakukan kegiatan halalbihalal dengan turun ke desa atau minimal di setiap kecamatan.
Untuk tahun ini, kemungkinan besar halal bihalal tidak lagi berkeliling ke kecamatan, namun akan dipusatkan di satu titik saja.
Pengurangai titik halal bihalal ini dikarenakan pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran daerah atau untuk menghematan.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Mukomuko, Fajri Dinata, SSTP, menyebutkan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan internal.
Penentuan hari, tanggal, serta tempat pelaksanaan akan disesuaikan dengan berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan teknis dan agenda pimpinan daerah.
BACA JUGA:Petani Mukomuko Tak Perlu Risau, Stok Obat Pembasmi Hama Masih Cukup BACA JUGA:Siklus Ngetrek Pohon Sawit Ritme Alam dan Tangan Petani dalam Menjaga Produksi
“Untuk pelaksanaan halal bihalal memang sudah dirancang. Namun jadwal dan lokasinya masih menunggu penyesuaian,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini ditujukan sebagai ruang pertemuan antara pemerintah daerah dengan masyarakat secara langsung setelah libur Idul Fitri.
Selain mempererat hubungan, halal bihalal juga menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan kondisi daerah terkini.
Sejumlah opsi lokasi disebut tengah dipertimbangkan, baik di lingkungan perkantoran pemerintah daerah maupun di ruang terbuka yang dinilai mampu menampung jumlah masyarakat lebih banyak. Penentuan lokasi akan memperhatikan aspek aksesibilitas dan kapasitas.
"Waktu pelaksanaan juga akan disesuaikan agar tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan maupun kegiatan masyarakat lainnya. Keputusan final akan diumumkan setelah seluruh persiapan dinyatakan siap," jelasnya.*