RADARMUKOMUKO.COM – Selasa 17 Februari 2026, satu rumah di Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto, tertimpa pohon durian dan kelapa hingga mengalami rusak parah.
Bagian dapur bangunan rumah berikut parabotannya hancur. Rumah milik Kasnidar (55), seprang janda tinggal bersama satu orang anaknya.
Beruntung dalam musibah ini tak ada korban jiwa, karena Kasnidar dan anaknya sempat lari keluar rumah.
Kepada wartawan media ini, Fatrozi, keponakan korban menceritakan, peristiwa pohon tumbang terjadi sore saat hujan dan angin kencang.
Akibat angin kencang tersebut, pohon durian di belakang rumah korban tumbang, tapi tak langsung mengenai rumah karena tersangkut pohon kelapa. Mendengar pohon rubuh itu, Kasnidar bersama anaknya lari dari rumah.
BACA JUGA:Manfaat Buah Pala untuk Meningkatkan Sistem Pencernaan: Redakan Kembung dan Mual!
BACA JUGA:Deretan Mobil Tua yang Haus BBM
Tak berselang lama, pohon kelapa sepertinya tak kuat menahan dan ikut roboh bersamaan dengan pohon durian.
“Kedua pohon tersebut langsung menimpa bangunan rumah milik Kasnidar sesaat setelah mereka lari,”ujarnya.
Atas peristiwa itu, bangunan rumah bagian dapur hancur total. Seluruh parabotan dapur, seperti mesin cuci, kulkas, galon, dan lainnya ikut hancur akibat dahsyatnya himpitan pohon.
Bisa dikatakan bahwa bangunan dapur rumah serta parabotannya tak ada yang tersisah utuh akibat musibah naas tersebut. Terlebih bangunan dapur belum permanen dan hanya berdindingkan papan, sehingga daya tahannya juga lebih rentan dibanding bangunan permanen.
“Bangunan bagian dapur hancur total berikut parabotannya, kalau ditotalkan kerugiannya puluhan juta,”sampainya.
Iba melihat kondisi rumah korban, warga bersama keluarga dekat langsung gotong-royong (goro) melaksanakan perbaikan darurat. Sekarang bangunan dapur yang hancur total sudah kembali berdiri walaupun kondisinya masih darurat.
BACA JUGA:Sahur Bersama Keluarga: Tips Menciptakan Suasana Hangat dan Penuh Berkah!