Obat Alami Basmi Kumbang Tanduk Perusak Pohon Sawit

Sabtu 07-02-2026,17:52 WIB
Reporter : Tim Redaksi RM
Editor : Tim Redaksi RM

Tumpukan tandan kosong, batang sawit lapuk, dan sisa organik lainnya perlu dikelola dengan baik agar tidak menjadi tempat bertelur. “Kebun yang bersih adalah pertahanan pertama dari serangan kumbang tanduk,” kata Dr. Rudi, menekankan bahwa pengendalian alami harus berjalan seiring dengan manajemen kebun yang disiplin.

Waktu penerapan obat alami juga berpengaruh terhadap efektivitasnya. Aplikasi sebaiknya dilakukan sejak dini, terutama pada awal musim hujan ketika kelembapan meningkat dan populasi kumbang cenderung naik. 

Pemantauan rutin membantu petani mengenali gejala serangan sejak awal, sehingga tindakan pencegahan dapat segera dilakukan sebelum kerusakan meluas.

Pengalaman sejumlah petani menunjukkan bahwa penggunaan obat alami memang memerlukan kesabaran dan konsistensi. 

Hasilnya tidak secepat pestisida kimia, tetapi dampak jangka panjangnya lebih berkelanjutan. Tanaman tumbuh lebih sehat, musuh alami hama tetap terjaga, dan risiko pencemaran lingkungan dapat ditekan.

 

 

sumberberita

 

1. Bedford, G. O. (2013). Biology, ecology, and control of the rhinoceros beetle. Annual Review of Entomology, 58, 353–372.

2. Zimmermann, G. (2007). Review on safety of Metarhizium anisopliae*. *Biocontrol Science and Technology.

3. Balai Proteksi Tanaman Perkebunan. (2020). Pengendalian Oryctes rhinoceros pada tanaman kelapa sawit.

Tags :
Kategori :

Terkait