Disangka Rudal, Cahaya Yang Melintas Di Langit Adalah Sampah Antariksa

Disangka Rudal, Cahaya Yang Melintas Di Langit Adalah Sampah Antariksa

sampah antariksa-istimewa-

 

RADARMUKOMUKO.COM - Masyarakat di beberapa wialayah di Bengkulu, Sumbar dan daerah lain sempat heboh, karena adanya penampakan benda bercahaya lewat di langit Sabtu 4 april 2026.

Warga sempat mengira benda tersebut adalah rudal balistik yang melintasi langit, juga ada yang menduga bintang jatuh.

Dilansir dari berbagai sumber, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memastikan benda bercahaya yang sempat dikira rudal dan melintas di langit wilayah Lampung yang juga terlihat di Mukomuko, Bengkulu, tidak berbahaya.

Tim Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA bersama Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menyebut objek itu merupakan sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.

BACA JUGA:Kota-Kota Cantik di Swiss: Zurich, Geneva, Bern, dan Permata Lainnya yang Wajib Dikunjungi!

BACA JUGA:Ayo Cek Kalender Mei 2026, Banyak Libur dan Long Weekend Menanti!

Selain terlihat di Mukomuko, fenomena serupa juga dilaporkan tampak dari wilayah Lampung dan kawasan lain di sepanjang pesisir utara Jawa.

Dalam keterangan yang diunggah akun resmi Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA melalui Instagram pada minggu 5 april 2026, objek tersebut diduga kuat merupakan sisa roket milik China. 

"Interpretasi awal para dosen Prodi Sains Atmosfer dan Keplanetan, serta staf OAIL, kemungkinan besar objek ini adalah sisa roket China, CZ-3B R/B (rocket body)," tulis akun tersebut.

Menurut ITERA, fenomena itu terjadi akibat proses re-entry atau masuknya kembali benda buatan manusia ke atmosfer Bumi. 

BACA JUGA:Begini Kornologi Penemuan Balita di Pondok Panjang yang Meninggal di Irigasi

Ciri visual yang terekam dalam sejumlah video, seperti gerak yang relatif lambat dan tampak terfragmentasi atau pecah, menjadi penanda kuat bahwa benda tersebut bukan meteor.

Saat menembus atmosfer, objek mengalami gesekan sangat tinggi hingga terbakar. Kondisi itu membuat benda memancarkan cahaya oranye kemerahan, sekaligus memicu suara dentuman yang sempat membuat warga panik dan mengira ada serangan rudal.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: