RADARMUKOMUKO.COM - Siapa pun pasti ingin menikmati iga sapi dengan daging yang empuk hingga mudah dipisahkan dari tulang dan bumbu yang meresap sempurna ke dalam setiap seratnya. Namun, tidak semua orang berhasil menghasilkan hasil yang sempurna – seringkali daging tetap keras atau bumbu hanya berada di permukaan. Kunci keberhasilan terletak pada pemilihan teknik memasak yang tepat, di mana dua metode populer yaitu ungkep dan presto menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan iga sapi yang lezat dan sempurna.
Sebelum memasuki tahap teknik utama, persiapan awal sangat penting untuk memastikan hasil maksimal. Pilihlah bagian iga sapi yang berkualitas baik, seperti short ribs atau iga pendek yang memiliki perpaduan daging dan lemak yang seimbang. Cuci bersih iga sapi dengan air mengalir, kemudian lumuri dengan jeruk nipis atau cuka untuk menghilangkan bau amis alami daging. Diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas kembali dan dikeringkan dengan kain lap bersih. Setelah itu, siapkan bumbu dasar yang akan digunakan – biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk. Bumbu ini bisa diulek halus atau diblender sesuai dengan selera, namun mengulek secara manual seringkali menghasilkan aroma yang lebih harum.
Teknik Ungkep: Rahasia Daging Empuk dengan Rasa Mendalam
Teknik ungkep adalah metode tradisional yang telah digunakan oleh nenek moyang kita untuk menghasilkan daging yang empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Cara kerjanya adalah dengan merebus iga sapi bersama bumbu dalam waktu yang cukup lama dengan api kecil, sehingga panas meresap secara perlahan ke dalam daging.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan berubah warna kecokelatan muda. Tambahkan air secukupnya, masukkan iga sapi, dan aduk rata. Tambahkan bumbu tambahan seperti gula merah, garam, kaldu bubuk, dan sedikit kecap manis untuk memberikan rasa dan warna yang lebih menarik. Setelah mendidih, kecilkan api dan tutup wajan rapat. Biarkan mengungkep selama 1,5 hingga 2 jam, sesekali diaduk dan tambahkan air jika mulai menyusut. Proses pemanasan perlahan ini membuat jaringan ikat dalam daging lunak dan memungkinkan bumbu meresap ke dalam setiap lapisan daging. Setelah empuk, iga sapi bisa langsung disajikan atau dilanjutkan dengan memanggang atau menggoreng untuk mendapatkan tekstur luar yang renyah.
Teknik Presto: Cepat dan Efektif untuk Kesibukan Sehari-hari
Bagi mereka yang memiliki waktu terbatas, teknik presto adalah pilihan yang tepat. Mesin presto menggunakan tekanan tinggi untuk meningkatkan suhu air di atas titik didih normal, sehingga proses pemasakan menjadi jauh lebih cepat tanpa mengorbankan keempukan daging.
Cara menggunakannya adalah: Masukkan iga sapi, bumbu halus, dan bumbu pelengkap ke dalam panci presto. Tambahkan air hingga cukup menutupi iga sapi. Tutup rapat penutup presto dan nyalakan api besar hingga muncul suara ledakan yang menunjukkan tekanan telah tercapai. Kurangi api menjadi sedang-kecil dan masak selama 30-45 menit tergantung pada ukuran iga sapi. Setelah waktu habis, matikan api dan biarkan tekanan turun secara alami sebelum membuka penutup. Hasilnya adalah iga sapi yang sama empuknya dengan teknik ungkep, namun hanya membutuhkan seperempat waktu saja. Setelah di-presto, Anda bisa juga memanggangnya sebentar untuk memberikan aroma dan tekstur panggang yang menggoda.