Orang-orang Suku Sakai disebut-sebut dulunya merupakan penduduk Kerajaan Pagaruyung, Minangkabau, yang melakukan migrasi ke kawasan rimba belantara yang kini masuk wilayah Kabupaten Siak, Riau.
BACA JUGA:5 Teori Asal Usul Suku Jawa, Masyarakat Peradaban Paling Maju
Mereka menjadi komunitas asli di pedalaman daratan Riau, namun selalu hidup berpindah-pindah di hutan. Sayangnya, kini Suku Sakai termasuk salah satu suku asli Indonesia yang terasing dan terancam punah, karena hutan-hutan terus dieksploitasi.
Suku Kajang
Sekitar 200 km dari kota Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Bulukumba, hiduplah masyarakat Suku Kajang. Mereka sangat mudah dikenali, karena selalu berpakaian serba hitam dan tak pernah menggunakan alas kaki.
Orang-orang Suku Kajang memang sangat kuat memegang adat istiadatnya. Bahkan, mereka juga patuh untuk tidak mengambil hasil alam dari Hutan Karanjang yang dikeramatkan oleh nenek moyang mereka sejak dulu.
Suku Togutil
Di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, ada pula komunitas etnis yang hidup di hutan-hutan secara nomaden.
Mereka adalah Suku Togutil, yang dikenal dengan nama Suku Tobelo Dalam. Masyarakat suku ini pun terancam punah, karena aktivitas pertambangan yang terjadi di sekitar hutan. Saat ini, hanya ada sekitar 42 keluarga SukuTogutil di perairan Sungai Dodaga, hutan Totodogu dan Lolobata.
BACA JUGA:Tegas, Aturan Suku Kubu Atau Orang Rimba, Berduaan Lawan Jenis Dihukum Cambuk dan Dikawinkan Paksa
BACA JUGA:Keturunan dari Penguasa Langit Suku Nias Sumatera Utara Turun Ke Bumi dengan Menggunakan Ini
Semoga informasi ini menambah pengetahuan terkait suku bangsa nusantara, jika ada kesalahan akan diperbaiki pada konten selanjutnya.*