METRO – Sejak beberapa hari ini, tim gugus tugas COVID-19 turun ke kecamatan dan desa untuk memantau penerapan aturan protokol kesehatan oleh masyarakat. Sekaligus tim juga melakukan penilaian terhadap desa terkait kepatuhan akan aturan pencegahan penyebaran virus corona yang hingga kini masih meneror dunia. Desa dengan kepatuhan tinggi berpeluang dijadikan desa percontohan.
Disampaikan kepala sekretariat tim gugus tugas COVID-19 yang juga Sekda Mukomuko, Drs. Marjohan sementara tim sudah mendatangi enam kecamatan, yaitu Malin Deman, Air Rami, Ipuh, Sungai Rumbai, Pondok Suguh dan Teramang Jaya. Berikutnya akan terus disasar seluruh kecamatan. Targetnya minggu depan sudah selesai, berikutnya menyesuaikan data yang dilaporkan desa dan kecamatan dengan hasil tim turun ke lapangan. ‘’Saya langsung turun bersama tim, kalau ada kesempatan pak bupati juga turun. Kita melihat seperti apa kesiapan dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan untuk terhindar dari virus ini,’’ kata Sekda. Lanjutnya, dalam kegiatan ini tim gugus tidak sebatas memantau dan menilai, tapi juga melaksanakan sosialisasi pada masyarakat terkait dengan kehidupan new normal. Mau tidak mau harus hidup berdampingan dengan Covid-19 mesti disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hasil tim turun, memang perlu peningkatan kesadaran warga, terutama saat beraktivitas di luar. ‘’Kita sekaligus menyampaikan sosialisasi pada masyarakat terkait tata cara hidup berdampingan dengan covid-19. Disiplin menerapkan protokol kesehatan wajib. Tim gugus terdiri dari pemerintah daerah, kepolisian dan TNI,’’ ungkapnya. Masih dijelaskan Sekda, hal-hal penting diterapkan yaitu menggunakan masker saat bepergian, tetap jaga jarak sesama serta rutin mencuci tangan setelah beraktivitas. Penerapan new normal bukan berarti saat ini persoalan Covid-19 sudah selesai, ancaman virus masih terus terjadi, hal ini terlihat dari peningkatan data warga terpapar di berbagai daerah. Mukomuko masih zona hijau, ini harus dipertahankan. ‘’Aktivitas masyarakat tetap jalan, penetapan protokol kesehatan harus disiplin, sehingga zona hijau terus dipertahankan,’’ tutupnya. (jar)Tim Gugus, Cek Protokol Kesehatan di Desa
Senin 20-07-2020,09:15 WIB
Reporter : Radar Mukomuko
Editor : Radar Mukomuko
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 20-06-2026,11:33 WIB
Temulawak: Herbal Lokal yang Ampuh Menjaga Kesehatan Hati dan Nafsu Makan
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Daun Pegagan: Tanaman Liar yang Ternyata Baik untuk Otak dan Penyembuhan Luka
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Daun Kemangi: Lalapan Sederhana yang Ternyata Kaya Antioksidan dan Baik untuk Pencernaan
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Manfaat buah pisang bagi Kesehatan: Sumber Energi Praktis dan Bergizi
Sabtu 20-06-2026,11:33 WIB
Manfaat daun kelor bagi Kesehatan: Superfood Alami yang Sering Terabaikan
Terkini
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Cerita Mengharukan: Hal Kecil yang Membuat Seorang Anak Menangis Bahagia
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Perut Sudah Kenyang, Tapi Tetap Pesan Dessert: Kenapa Sulit Ditolak?
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Daun Kemangi: Lalapan Sederhana yang Ternyata Kaya Antioksidan dan Baik untuk Pencernaan
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB
Daun Pegagan: Tanaman Liar yang Ternyata Baik untuk Otak dan Penyembuhan Luka
Sabtu 20-06-2026,11:35 WIB