Gedung Kopdes Merah Puti Mulai Diisi, Disperindag Belum Tahu

Gedung Kopdes Merah Puti Mulai Diisi, Disperindag Belum Tahu

Kopdes-amris-

 

RADARMUKOMUKO.COM - Informasinya, perlengkapan berupa perabotan seperti lemari dan rak-rak tempat jualan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mulai berdatangan.

Juga dikabarkan kendaraan berupa mobil dan motor untuk masing-masing koperasi merah putih akan segera datang. Namun menariknya, Dinas perindustrian, perdagangan, Koperasi dan Usaha kecil menengah (Disperindagkop-UKM) tidak dikabari. Padahal Disperindag merupakan leading sektor dari program koperasi tersebut.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Mukomuko Safriadi, SH saat diminta keterangannya, mengatakan informasi mulai dilengkapinya peralatan pendukung Kopdes merah putih tersebut memang benar. Peralatan yang sudah datang berupa rak-rak jualan, lemari dan beberapa peralatan lain.

Namun, ia sendiri mengetahui dari beberapa kades, sementara laporan dari pihak pengelola Kopdes maupun dari PT. Agrinas belum ada.

"Itulah, kami jadi susah menjelaskan karena tidak ada laporan ke kami, saya juga tahu dari beberapa kades. Sehingga tidak paham apa saja yang sudah masuk dan berapa Kopdes yang sudah diisi peralatan," kata Safriadi.

BACA JUGA:Pemerintah Mukomuko Siapkan Bantuan Gukum Untuk Warga Miskin

BACA JUGA:Pilkades Serentah Di Mukomuko Diprediksi Panas, Pemkab Gandeng Forkopimda

Lanjutnya, yang jelas informasi yang didapat baru sebatas lemari dan rak yang sudah masuk ke gedung KDMP. Terkait kendaraan sampai sekarang belum diketahuinya, kemungkinan belum ada.

Memang sesuai dengan juklak yang ada, masing-masing kopdes akan mendapat dua unit motor angkutan roda tiga, dua unit mobil pick up serta satu unit truck. Perabotan yang sudah datang, sumbernya memang dari Agrinas.

"Yang menyerahkan ke Kopdes atas nama PT. Agrinas, maka kalau ingi tahu pastinya bisa koordinasi dengan pihak Agrinas, sehingga jelas sudah berapa barang yang masuk, berapa koperasi dan apa saja," tegasnya.

Walau bagaimanapun, pihaknya tidak lengah. Rencananya dalam waktu dekat Disperidag akan turun ke lapangan untuk mengecek langsung ke koperasi, seperti apa perkembangannya. Karena dinas harus tahu, nanti dari pihak media maupun pemerintah pusat akan bertanya ke dinas.

"Bagaimanapun kami harus tahu, supaya pas ditanya bisa jawab. Harusnya ada laporan dari pengurus atau pemberitahuan dari pihak Agrinas ke kami," tutupnya.*

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: